
Foto : ilustrasi
Kasus pencurian gerobak di Desa Tamansari, Kecamatan Sambit, mulai menemukan titik terang. Jajaran Polsek Sambit optimistis dalam waktu dekat pelaku dapat segera ditangkap.
Hal ini setelah kendaraan yang digunakan pelaku untuk mengangkkut gerobak tersebut berhasil diamankan berkat rekaman CCTV. Sementara itu, pelaku masih dalam pengejaran petugas.
Kapolsek Sambit AKP Badri mengatakan hingga Kamis siang, 12 Maret 2026, anggotanya masih berada di wilayah Trenggalek untuk memburu pelaku.
“Kendaraan yang digunakan pelaku untuk mengangkut gerobak sudah berhasil kami amankan. Sementara untuk pelakunya masih dalam pengejaran anggota,” ujar AKP Badri.
Ia menjelaskan kendaraan yang diamankan berupa mobil pick up L300 yang diketahui merupakan kendaraan hasil sewaan.
“Kendaraan tersebut ternyata hasil menyewa, namun dari situ kami sudah mengantongi identitas yang mengarah pada pelaku,” jelasnya.
Lebih lanjut AKP Badri mengatakan penyelidikan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban atas nama Sodiq, warga Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo. Korban melaporkan gerobak martabak miliknya yang diparkir di depan AHASS Tamansari, Kecamatan Sambit, hilang dicuri.
Dari keterangan korban, gerobak tersebut sebelumnya memang sempat akan dijual dan sudah ada calon pembeli yang menawar. Namun karena tidak terjadi kesepakatan harga, rencana penjualan tersebut dibatalkan.
“Korban sebelumnya memang sempat menawarkan gerobak tersebut untuk dijual dan sudah ada yang menawar. Namun karena tidak ada kesepakatan harga, akhirnya batal,” tambahnya.
Polisi menduga pelaku merupakan calon pembeli yang sebelumnya sempat menawar gerobak tersebut dan kemudian nekat mengambil gerobak dari pemiliknya.
“Dugaan sementara pelaku adalah calon pembeli yang sebelumnya sudah datang dan melihat gerobak tersebut,” pungkas AKP Badri.



