
Konflik di Timur Tengah menjelang musim haji 2026 menjadi perhatian pemerintah Indonesia. Kendati demikian, persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dipastikan tetap berjalan sesuai rencana.
Kepala Kementerian Agama Ponorogo, Marjuni, menegaskan bahwa persiapan haji tahun 1447 H/2026 M masih berjalan sesuai timeline yang telah ditentukan, salah satunya terkait pengurusan visa bagi calon jemaah haji.
“Untuk saat ini proses persiapan haji masih sesuai timeline. Salah satu tahapan yang sedang berjalan adalah pengurusan visa bagi calon jemaah haji,” ujar Marjuni.
Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan pembaruan pramanifes calon jemaah haji agar seluruh tahapan berjalan sesuai dengan surat edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.
“Update pramanifes terus kami lakukan agar data calon jemaah sesuai dengan ketentuan dari Kanwil Kemenag Jawa Timur,” tambahnya.
Marjuni juga menyebutkan, jumlah calon jemaah haji asal Ponorogo tahun ini mencapai 550 orang yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 19 dan kloter 20.
“Total calon jemaah haji Ponorogo ada 550 orang yang terbagi dalam dua kloter, yaitu kloter 19 dan 20,” jelasnya.
Rencananya, kloter 19 akan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 26 April 2026 pukul 06.00 WIB. Sementara kloter 20 dijadwalkan masuk asrama haji pada hari yang sama, namun pada pukul 12.00 WIB.
Adapun untuk embarkasi Surabaya, kloter pertama dijadwalkan mulai diberangkatkan pada 21 April 2026.



