Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Maret
  • 7
  • Jelang Lebaran, Order Baju Baru di Penjahit Ponorogo Turun Drastis
  • Jelajah

Jelang Lebaran, Order Baju Baru di Penjahit Ponorogo Turun Drastis

Gema Surya FM Sabtu 7 Maret 2026 | 13:43 WIB
WhatsApp Image 2026-03-07 at 14.28.00

Menjelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah penjahit di Kabupaten Ponorogo mengaku mengalami penurunan pendapatan. Hal ini karena semakin sedikit masyarakat yang membuat pakaian baru di jasa penjahit.

Salah satu penjahit di Kecamatan Mlarak, Zuliono, mengatakan tren membuat baju baru di penjahit menjelang lebaran kini jauh berkurang dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

“Sekarang yang membuat baju baru di penjahit sangat berkurang sekali. Kalau pun ada biasanya hanya pesanan seragam kantor atau instansi,” ujarnya.

Ia menyebut kondisi tersebut berbeda jauh dengan beberapa tahun lalu ketika menjelang Idulfitri menjadi momen paling ramai bagi penjahit karena banyak warga memesan pakaian baru.

“Dulu kalau menjelang lebaran pesanan baju baru sangat banyak. Tapi beberapa tahun terakhir justru yang paling banyak datang itu membawa baju baru untuk dipermak,” jelasnya.

Menurut Zuliono, perubahan tren ini tidak lepas dari kebiasaan masyarakat yang kini lebih sering membeli pakaian secara daring. Namun, ukuran pakaian yang dibeli secara online kerap tidak sesuai sehingga perlu diperbaiki di penjahit.

“Sekarang banyak yang belanja baju secara online. Tapi ketika datang ukurannya tidak pas, akhirnya dibawa ke penjahit untuk dipermak,” katanya.

Untuk biaya permak pakaian, Zuliono mematok tarif mulai sekitar Rp15 ribu, tergantung tingkat kesulitan perbaikannya.

Meski pesanan pembuatan baju baru menurun, Zuliono mengaku tetap melayani pelanggan yang datang membawa kain bahan untuk dijahit menjadi pakaian baru.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Khawatir Menjadi Korban Ledakan Mercon, Warga Serahkan Balon Udara Tanpa Awak dan Mercon ke Polsek Sukorejo
Next: Arus Mudik di Terminal Seloaji Ponorogo Meningkat, Diprediksi Tembus 6.000 Penumpang

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.