
Warga di wilayah hukum Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, secara sukarela menyerahkan balon udara tanpa awak dan petasan kepada pihak kepolisian. Penyerahan ini dilakukan atas dorongan orang tua dan tokoh masyarakat setempat.
Sejumlah remaja dari Desa Gandukepuh dan Desa Lengkong, Kecamatan Sukorejo, menyerahkan satu balon udara siap terbang serta puluhan selongsong petasan kepada petugas Polsek Sukorejo.
Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, mengatakan langkah preventif ini berawal dari kekhawatiran orang tua terhadap aktivitas anak-anak mereka yang kedapatan mengumpulkan bahan peledak dan membuat balon plastik berukuran besar.
“Orang tua merasa khawatir karena anak-anak kedapatan mengumpulkan bahan-bahan yang berpotensi membahayakan,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari perangkat desa, para remaja tersebut secara swadaya menyisihkan uang jajan selama satu bulan. Dana yang terkumpul rencananya digunakan untuk membeli bahan seperti serbuk belerang, pigmen silver, hingga plastik balon melalui pembelian online.
Mengetahui potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, orang tua bersama perangkat desa kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pembinaan.
“Hasilnya, satu balon udara berbahan plastik sepanjang 8,4 meter dan belasan selongsong petasan siap isi berhasil diamankan sebelum sempat diterbangkan,” jelasnya.
Pihak kepolisian menegaskan lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan pembinaan, mengingat para pelaku masih berusia di bawah umur. Langkah ini dilakukan agar mereka memahami risiko dan konsekuensi dari bermain petasan maupun menerbangkan balon udara.



