
Di desa Gandukepuh Sukorejo Ponorogo, hidup dua orang lansia dengan kondisi memprihatinkan. Mereka adalah Mbah Katir dan Mbah Sadiyem yang tinggal di sebuah rumah kecil berdinding bambu dan berlantai tanah.
Kondisi Mbah Katir yang usianya sudah di atas 80 tahun sangat memprihatinkan. Ia hanya bisa terbaring di alas tidur yang sudah usang karena sakit yang dideritanya. Sementara sang kakak, Mbah Sadiyem yang usianya hampir 90 tahun, masih cukup sehat dan mampu beraktivitas seperti biasa.
Meski sudah lanjut usia, Mbah Sadiyem setiap hari merawat adiknya dengan penuh kasih sayang. Ia yang mengurus kebutuhan sehari-hari Mbah Katir di rumah sederhana yang mereka tempati.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial P3A Ponorogo, Yusril Susiati, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga melalui media sosial TikTok. Petugas Dinas Sosial kemudian melakukan asesmen bersama perangkat Desa Gandu Kepuh.
“Kami menerima laporan dari warga melalui TikTok, kemudian kami langsung turun melakukan asesmen bersama perangkat desa untuk melihat kondisi kedua lansia tersebut,” ujar Yusril.
Yusril menjelaskan, sebenarnya Mbah Katir memiliki seorang anak. Namun anak tersebut sudah lama merantau dan tidak pernah pulang kampung serta tidak bisa dihubungi lagi. Karena kasihan dengan kondisi adiknya yang sakit, Mbah Sadiyem akhirnya memilih tinggal bersama dan merawatnya.
“Anak dari Mbah Katir sebenarnya ada, tetapi sudah lama merantau dan sampai sekarang tidak bisa dihubungi. Akhirnya Mbah Sadiyem yang merawat adiknya,” jelasnya.
Untuk kebutuhan makan dan minum sehari-hari, kedua lansia tersebut selama ini mendapat bantuan dari anak-anak Mbah Sadiyem serta sejumlah warga sekitar.
Selama ini keduanya juga belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah karena masih masuk dalam kategori desil 6 dalam data kesejahteraan sosial. Pemerintah desa pun diminta untuk menurunkan status tersebut menjadi desil 1 agar bisa segera ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial.
“Kami meminta pemerintah desa untuk menurunkan desilnya menjadi desil 1, sehingga nanti bisa kami usulkan ke pusat agar mereka bisa mendapatkan bantuan,” tambah Yusril.
Selain itu, dalam waktu dekat Dinas Sosial juga akan mengusulkan bantuan kepada Baznas agar kedua lansia tersebut mendapatkan program bedah rumah serta bantuan jaminan hidup.
“Dalam waktu dekat kami juga akan mengusulkan ke Baznas agar bisa mendapatkan bantuan bedah rumah serta jaminan hidup,” pungkasnya.



