Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.
  • DLH Warning, Pemilik Rongsokan di Pojok Alon-Alon, Jika Tidak Dipindah Akan Diangkut Ke TPA Mrican
  • Saat kerja bakti , Plt Bupati Lisdyarita Temukan Tumpukan Rosok Di Alon-Alon Ponorogo
  • Kebakaran Pabrik Krupuk Di Polorejo Babadan , Kerugian Rp 30 Juta
  • Dishub Ponorogo Minta Tambahan Lampu PJU ke Provinsi Jatim, Untuk 3 Titik
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 9
  • BPJS Kesehatan Segmen PBI Dinonaktifkan, Pasien Cuci Darah Terdampak Serius
  • Headline
  • Jelajah

BPJS Kesehatan Segmen PBI Dinonaktifkan, Pasien Cuci Darah Terdampak Serius

Gema Surya FM Senin 9 Februari 2026 | 10:16 WIB
Gambar Kartu Indonesia Sehat

Gambar Kartu Indonesia Sehat

PONOROGO – Penonaktifkan status kepesertaan program JKN segmen Peserta Bantuan Iuran (PBI) berdampak serius pada pasien gagal ginjal yang harus cuci darah.

Mereka terancam tidak bisa mendapat pelayanan pengobatan secara mendadak karena tiba-tiba kepesertaannya tidak aktif lagi.

Mau tidak mau, mereka harus membayar secara mandiri di rumah sakit tersebut sebab cuci darah atau hemodialisis (HD) adalah terapi penunjang hidup yang tidak bisa ditunda.

Di Rumah Sakit Aisyiyah (RSUA) Ponorogo, tercatat ada 7 pasien hemodialisis yang awalnya menjadi peserta PBI dari pemerintah, namun kini tidak lagi.

Seperti disampaikan Arbain, Kabid Humas dan Pemasaran RSUA Ponorogo, awal pekan lalu ada 3 pasien hemodialisis yang datang dan bingung karena kepesertaan JKN segmen PBI dinonaktifkan pemerintah.

Pihak rumah sakit mengupayakan solusi terbaik agar mereka tidak membayar mandiri untuk cuci darah.

Pasien tetap diarahkan membayar iuran melalui BPJS Kesehatan secara mandiri meskipun hanya kelas 3 sehingga tidak memberatkan. Selain itu, prosesnya dibantu agar bisa cepat sehingga tidak menunda layanan cuci darah.

Diakui bahwa jika harus menjadi pasien umum, biaya yang harus dikeluarkan cukup tinggi. Rata-rata pasien harus cuci darah seminggu dua kali, sementara sekali cuci darah membutuhkan dana 1,5 juta rupiah.

Di RSUA, terdapat 133 pasien hemodialisis; 60 pasien merupakan peserta JKN PBI dan sisanya non-PBI.

Seperti informasi sebelumnya, Kementerian Sosial menonaktifkan 33 ribu Peserta Bantuan Iuran Nasional (PBIN) kesehatan di Kabupaten Ponorogo karena masuk desil 5 ke atas.

Plt. Kepala Dinas Sosial dan P3A, Masun, menjelaskan bahwa penonaktifan puluhan ribu kepesertaan PBIN ini dilakukan sejak 22 Januari 2026. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Rumah Tua Mbah Mistun Roboh, Pemdes Glinggang Usulkan Pembangunan ke Baznas
Next: Dua Pekan Operasi Semeru 2026 , Polisi Keluarkan 19.839 Surat Tilang Dan Teguran

Related Stories

masun
  • Jelajah

Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.

Gema Surya FM Jumat 17 April 2026 | 13:51 WIB
WhatsApp Image 2026-04-17 at 11.16.48
  • Jelajah

Saat kerja bakti , Plt Bupati Lisdyarita Temukan Tumpukan Rosok Di Alon-Alon Ponorogo

Gema Surya FM Jumat 17 April 2026 | 12:26 WIB
sapto
  • Jelajah

DLH Warning, Pemilik Rongsokan di Pojok Alon-Alon, Jika Tidak Dipindah Akan Diangkut Ke TPA Mrican

Gema Surya FM Jumat 17 April 2026 | 12:39 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.