Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Iseng Gunakan Mur untuk Cincin, Panggil Damkar Satpol PP
  • Kejari Sita Lagi Rp1,049 M dari Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo
  • Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun, DLH Klaim Warga Mulai Sadar Kebersihan
  • PDAM Macet, Puluhan KK di Dukuh Dungus Karangpatihan Pulung Dilanda Krisis Air Bersih
  • Pemkab Ponorogo Gelar Berbagai Lomba Agustusan, Diikuti ASN Semua OPD
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 29
  • Mbah Kirno ODGJ yang Terkurung 20 Tahun di Kotak Besi Akhirnya Dievakuasi Polisi
  • Headline
  • Jelajah

Mbah Kirno ODGJ yang Terkurung 20 Tahun di Kotak Besi Akhirnya Dievakuasi Polisi

Gema Surya FM Kamis 29 Januari 2026 | 12:21 WIB
Mbah Kirno (kaos hitam) akhirnya dibawa Ipda Purnomo ke Lamongan, Kamis 29 Januari pagi. (Gema Surya/Yudi)

Mbah Kirno (kaos hitam) akhirnya dibawa Ipda Purnomo ke Lamongan, Kamis 29 Januari pagi. (Gema Surya/Yudi)

SAWOO – Kakek ODGJ yang selama 20 tahun hidup dalam kurungan jeruji besi akhirnya bisa bebas mulai Kamis, 29 Januari 2026. Hal ini terjadi setelah kandang besi yang mengurung Mbah Kirno, warga Desa Temon, Sawoo, berhasil dibuka paksa dengan menggunakan gerinda.

Proses pembebasan itu dipimpin langsung oleh Ipda Purnomo, seorang perwira polisi sekaligus penggiat sosial dari Polres Lamongan yang dikenal aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan, khususnya membantu ODGJ dan warga kurang mampu.

Di kandang besi yang terkunci rapat selama hampir dua dekade tersebut, pintu kurungan akhirnya dibuka paksa dengan cara digerinda.

Mbah Kirno informasinya akan dirawat sekaligus diobati di Pondok Rehabilitasi Mental Yayasan Berkah Bersinar Abadi di Lamongan yang dikelola oleh Purnomo.

Kepada wartawan, Ipda Purnomo mengatakan bahwa pihaknya datang bukan sekadar menjalankan tugas, namun hadir dengan misi kemanusiaan, yakni menjemput, membebaskan, dan merawat seorang lelaki yang selama bertahun-tahun dipasung keluarganya karena gangguan kejiwaan.

Menurut Ipda Purnomo, praktik pemasungan ini dipengaruhi oleh pemahaman keluarga yang meyakini korban memiliki kekebalan tertentu, sehingga Sukirno tidak diperbolehkan menyentuh tanah selama dikurung.

Menurut kepercayaan keluarga, jika menyentuh tanah, kekuatan supranaturalnya akan kembali dan ia bisa mengamuk. Langkah Purnomo tidak hanya memutus rantai pemasungan, tetapi juga membuka harapan baru bagi Mbah Kirno untuk bisa hidup layak seperti manusia pada umumnya.

Berdasarkan informasi warga setempat, sebelum mengalami gangguan jiwa, Mbah Kirno dikenal hidup normal. Perubahan perilaku disebut terjadi setelah ia mendalami ilmu kanuragan atau ilmu Jawa, yang diduga melebihi kesiapan mental dan batinnya.

Proses evakuasi tidak berlangsung mulus karena pihak keluarga sempat menolak lantaran khawatir Mbah Kirno akan mengamuk jika dilepas.

Pihak keluarga akhirnya luluh setelah dilakukan pendekatan persuasif yang dipimpin langsung oleh Ipda Purnomo bersama lintas instansi, mulai dari kepolisian, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, hingga TNI. (yd/rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tabrak Domba di Jalan Raya, Warga Jalan Thamrin Ponorogo Dilarikan ke Rumah Sakit, Jempol Patah
Next: Viral Pernikahan Beda Usia di KUA Jenangan, Pemuda 30 Tahun Nikahi Janda 58 Tahun

Related Stories

Mur Tersangkut di jari karna Iseng (Foto: Bambang Supeno)
  • Headline
  • Jelajah

Iseng Gunakan Mur untuk Cincin, Panggil Damkar Satpol PP

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 11:05 WIB
Kejari Sita Lagi Rp1,049 M dari Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Kejari Sita Lagi Rp1,049 M dari Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 10:49 WIB
Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun (Foto: Ilustrasi)
  • Headline
  • Jelajah

Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun, DLH Klaim Warga Mulai Sadar Kebersihan

Gema Surya FM Rabu 12 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.