
Meluapnya air Sungai di Desa Bringin, Kecamatan Kauman, Somoroto, pada Kamis malam (1/1/2026) menyebabkan empat rumah warga serta hektaran lahan pertanian terendam banjir. Hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Kepala Desa Bringin, Purwito, mengatakan air sungai mulai meluber sekitar pukul 21.00 WIB. Air mengalir ke jalan, area persawahan, hingga permukiman warga.
“Sejak sore hujan turun cukup deras. Sekitar jam sembilan malam, air sungai sudah meluap ke jalan dan masuk ke rumah warga,” ujarnya.
Dari pendataan sementara, ada empat rumah yang terdampak paling parah. Salah satunya milik Nur, warga Dukuh Karjan RT 02 RW 02.
“Di rumah Pak Nur, ketinggian air sempat mencapai setengah meter sehingga beliau harus mengungsi ke rumah tetangga,” kata Purwito.
Selain merendam rumah, banjir juga mengenai lahan persawahan. Tanaman padi yang terendam rata-rata berusia 18 hingga 20 hari sehingga dikhawatirkan mengganggu pertumbuhan.
Pada Jumat pagi, genangan mulai menyusut. Warga terdampak tampak membersihkan rumah dan perabot yang sempat terendam.
“Alhamdulillah air sudah turun. Warga sekarang fokus membersihkan rumah masing-masing,” tutur Purwito.
Ia menambahkan, luapan sungai diduga dipicu tumpukan sampah di sekitar Jembatan Janggan.
“Aliran air tersumbat oleh sampah, termasuk anyaman bambu, jadi air tidak lancar dan meluber,” jelasnya.
Pihak desa telah melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo untuk penanganan lebih lanjut.



