
Desa Pudak Kulon, Kecamatan Pudak, akhirnya membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana). Terbentuknya Destana ini karena wilayah Pudak Kulon merupakan daerah rawan berpotensi bencana, khususnya longsor.
Seperti disampaikan Sujadi, Kepala Desa Pudak Kulon, pihaknya sengaja membentuk Destana karena wilayahnya merupakan daerah potensi rawan bencana. Apalagi, beberapa waktu lalu terjadi longsor yang menutup akses menuju lahan pertanian.
Diakuinya, pembentukan Destana tersebut terlambat. Namun, pihaknya yakin akan bermanfaat ke depannya. Dengan terbentuknya Destana, diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.
Dijelaskan, kegiatan akan dilakukan melalui pelatihan yang diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengenali ancaman bencana di wilayahnya, pembentukan kelompok relawan Desa Tangguh Bencana yang memiliki berbagai kapasitas, edukasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi bencana, pengorganisasian sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan dan meningkatkan kapasitas dalam menghadapi bencana, hingga penyediaan sistem peringatan dini yang efektif untuk menginformasikan masyarakat tentang potensi bencana.



