Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Sejumlah Kantong Parkir Dipersiapkan Dishub Ponorogo Bekerjasama dengan 13 Jukir Dalamrangka Event Grebeg Suro
  • Rumah Terbakar di Ngunut Babadan, saat Ditinggal Pemilik, Diduga Penyababnya Konsleting
  • Dua Jamaah Haji Dirujuk ke RSUD Dr. Harjono Sesampai di Ponorogo
  • Ular Piton Masuk Rumah Warga di Jalan Kawung, Sempat Lilit Petugas Evakuasi
  • Dikebut, Rekrutmen Calon Siswa SR Tahun Ajaran Baru Ini, Petugas Rela Door to Door
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Agustus
  • 4
  • Warga RT 2/RW 1 Jabon Muneng Balong Pasang Banner Tolak Penjual Kalender, Peminta Sumbangan, Pengamen, dan Pengemis
  • Jelajah

Warga RT 2/RW 1 Jabon Muneng Balong Pasang Banner Tolak Penjual Kalender, Peminta Sumbangan, Pengamen, dan Pengemis

Gema Surya FM Senin 4 Agustus 2025 | 11:43 WIB
Salah satu banner yang dipasang sebagai peringatan untuk penjual kalender, pengamen, dan pengemis agar tidak memasuki wilayahnya karena masyarakat sudah resah. (Foto/Santoso)

Salah satu banner yang dipasang sebagai peringatan untuk penjual kalender, pengamen, dan pengemis agar tidak memasuki wilayahnya karena masyarakat sudah resah. (Foto/Santoso)

Kesal dengan banyaknya orang tak dikenal yang menawarkan kalender, minta sumbangan, dan jual stiker, warga RT 2/RW 1 Dukuh Jabon Muneng Balong, Ponorogo, sepakat pasang banner.

Sedikitnya ada 3 banner yang dipasang di sejumlah titik strategis yang intinya melarang masuk ke wilayah setempat bagi penjual stiker, kalender, sales rumahan, minta sumbangan, pengamen, dan pengemis.

“Ceritanya warga saya itu sudah resah dengan ulah dari peminta sumbangan, ada yang ngamen, pengemis, yang rata-rata datang dari luar daerah,”Santoso, Ketua RT 2/RW 1 Dukuh Jabon Muneng Balong.

Ada yang mengatasnamakan pribadi, ada juga dari pondok pesantren. Namun, ketika dicek di Google, ponpes itu sudah tutup bahkan tidak ada keberadaannya sehingga berpotensi penipuan.

“Daripada masyarakat capek menolak jika kedatangan orang tak dikenal yang bertamu dengan tujuan tersebut, maka dipasangi banner saja agar bisa dibaca,” tegasnya.

Informasinya, beberapa dukuh lain di wilayah Balong juga akan memasang banner yang sama untuk menolak kedatangan orang jual kalender, minta sumbangan, pengemis, maupun pengamen. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 241 PPPK Terima SK, 1 Oktober Mulai Bekerja Sesuai Surat Tugas
Next: Karena Bakar Sampah, Dapur dan Kandang Ayam di Desa Wringinanom Sambit Ludes Terbakar

Related Stories

Setyo Budiono Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Lalu Lintas Dishub Ponorogo (foto: Yudi)
  • Jelajah

Sejumlah Kantong Parkir Dipersiapkan Dishub Ponorogo Bekerjasama dengan 13 Jukir Dalamrangka Event Grebeg Suro

Gema Surya FM Sabtu 6 Juni 2026 | 13:33 WIB
Rumah Terbakar di Ngunut Babadan (Foto: Salpol PP dan Damkar)
  • Headline
  • Jelajah

Rumah Terbakar di Ngunut Babadan, saat Ditinggal Pemilik, Diduga Penyababnya Konsleting

Gema Surya FM Sabtu 6 Juni 2026 | 11:00 WIB
Foto Rombongan Jamaah Haji Asal Ponorogo yang baru tiba (foto: Yudi)
  • Jelajah

Dua Jamaah Haji Dirujuk ke RSUD Dr. Harjono Sesampai di Ponorogo

Gema Surya FM Sabtu 6 Juni 2026 | 10:33 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.