Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Agustus
  • 4
  • Warga RT 2/RW 1 Jabon Muneng Balong Pasang Banner Tolak Penjual Kalender, Peminta Sumbangan, Pengamen, dan Pengemis
  • Jelajah

Warga RT 2/RW 1 Jabon Muneng Balong Pasang Banner Tolak Penjual Kalender, Peminta Sumbangan, Pengamen, dan Pengemis

Gema Surya FM Senin 4 Agustus 2025 | 11:43 WIB
Salah satu banner yang dipasang sebagai peringatan untuk penjual kalender, pengamen, dan pengemis agar tidak memasuki wilayahnya karena masyarakat sudah resah. (Foto/Santoso)

Salah satu banner yang dipasang sebagai peringatan untuk penjual kalender, pengamen, dan pengemis agar tidak memasuki wilayahnya karena masyarakat sudah resah. (Foto/Santoso)

Kesal dengan banyaknya orang tak dikenal yang menawarkan kalender, minta sumbangan, dan jual stiker, warga RT 2/RW 1 Dukuh Jabon Muneng Balong, Ponorogo, sepakat pasang banner.

Sedikitnya ada 3 banner yang dipasang di sejumlah titik strategis yang intinya melarang masuk ke wilayah setempat bagi penjual stiker, kalender, sales rumahan, minta sumbangan, pengamen, dan pengemis.

“Ceritanya warga saya itu sudah resah dengan ulah dari peminta sumbangan, ada yang ngamen, pengemis, yang rata-rata datang dari luar daerah,”Santoso, Ketua RT 2/RW 1 Dukuh Jabon Muneng Balong.

Ada yang mengatasnamakan pribadi, ada juga dari pondok pesantren. Namun, ketika dicek di Google, ponpes itu sudah tutup bahkan tidak ada keberadaannya sehingga berpotensi penipuan.

“Daripada masyarakat capek menolak jika kedatangan orang tak dikenal yang bertamu dengan tujuan tersebut, maka dipasangi banner saja agar bisa dibaca,” tegasnya.

Informasinya, beberapa dukuh lain di wilayah Balong juga akan memasang banner yang sama untuk menolak kedatangan orang jual kalender, minta sumbangan, pengemis, maupun pengamen. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Angin Kencang Porak-porandakan Kolam Ikan Lele di Desa Wringin Anom Sambit
Next: Dispertahankan Ponorogo Upayakan Pengurusan Surat Rekomendasi Solar Hanya Sampai Kecamatan

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.