Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH
  • Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik
  • Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh
  • PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri
  • Hendak Mengecas HP, IRT di Tulung Sampung Meninggal Dunia Tersengat Listrik
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 16
  • Maraknya Beras Oplosan Tak Pengaruhi Penjualan di Suryamart Ponorogo
  • Jelajah

Maraknya Beras Oplosan Tak Pengaruhi Penjualan di Suryamart Ponorogo

Gema Surya FM Rabu 16 Juli 2025 | 12:59 WIB
Beras

Meski ramai pemberitaan soal beras premium yang diduga dioplos, penjualan beras di Surya Mart Ponorogo tetap stabil. Konsumen masih memilih beras kemasan premium 5 kg seperti biasa.

Direktur Keuangan PT Daya Surya Sejahtera (DSS), Aguk Suprawanto, menyatakan bahwa isu tersebut belum berdampak pada tingkat penjualan. “Penjualan beras di retail kami masih tinggi. Masyarakat tetap membeli beras premium, mungkin karena belum mendengar informasi itu atau memang tidak terlalu memedulikannya,” ungkapnya.

Aguk menjelaskan, ada tiga merek yang dijual Surya Mart dan masuk dalam daftar penanganan Satgas Pangan Polri, yakni Sania, Siip, dan Sovia. Namun, supplier dari ketiga merek tersebut sudah memberikan jaminan bahwa produk yang mereka kirim benar-benar beras premium, bukan oplosan.

“Memang sempat kosong saat pemberitaan beras oplosan mencuat, tapi sekarang stok sudah kembali tersedia. Distributor mengirimkan lagi disertai surat jaminan bahwa isi beras sesuai kualitas premium. Karena itu, kami berani menjualnya kembali ke konsumen,” jelas Aguk.

Dari sisi harga, beras premium kemasan 5 kg tersebut kini dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp73.500, turun dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp78.000.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut maraknya beras oplosan di pasar tradisional maupun ritel modern menjadi perhatian serius. Investigasi bersama Kementerian Pertanian dan Satgas Pangan Polri menemukan sekitar 212 merek yang tidak memenuhi standar mutu. Beberapa merek tercatat kemasan tampak premium, padahal isinya sudah dicampur. Ada yang beratnya hanya 4,5 kg meski tertulis 5 kg. Banyak juga yang mengklaim premium padahal kualitas biasa,” ujar Mentan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Terungkap Kasus Curanmor di Pertunjukan Wayang Desa Bringin Kauman, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Jual Motor di Sambit
Next: Penertiban Kabel Fiber Optik di Jalur Masjid Tegalsari, Diskominfo Belum Lakukan Pemutusan

Related Stories

qdho
  • Jelajah

PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:38 WIB
dmsas
  • Jelajah

Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:50 WIB
gemeib
  • Jelajah

PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 16:26 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.