Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Pemkab Ponorogo Lakukan Moratorium Perekrutan CPNS Hingga 2027
  • May Day, Pekerja Dan Pengusaha Di Ponorogo Kompak Gelar Aksi Sosial
  • Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru
  • Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman
  • Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 2
  • Banyak Lansia yang Dititipkan ke Panti Dhuafa Lansia Jetis, Karena Anak Repot Tak Sanggup Urus Ortu
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Lansia yang Dititipkan ke Panti Dhuafa Lansia Jetis, Karena Anak Repot Tak Sanggup Urus Ortu

Gema Surya FM Rabu 2 Juli 2025 | 12:58 WIB
rama

Sempat viral di media sosial dua anak asal Surabaya yang menitipkan ibu kandungnya ke Griya Lansia di Malang. Dua anak tersebut dihujat netizen karena dituding membuang ibunya.

Setelah video sang ibu yang mengalami kelumpuhan diunggah pihak yayasan dan menyebar luas di media sosial, kedua anak tersebut akhirnya mengambil kembali ibunya dari panti.

Fenomena serupa ternyata juga terjadi di Kabupaten Ponorogo, tepatnya di Panti Duafa Lansia Desa Turi, Kecamatan Jetis. Di tempat ini, banyak lansia yang dititipkan anak-anaknya karena berbagai alasan.

“Sebagian besar alasan mereka menitipkan orang tuanya karena sibuk bekerja, faktor ekonomi, atau memang tidak ada yang sanggup mengurus,” ujar Rama Pilip, pengurus Panti Duafa Lansia.

Rama mengaku pihaknya sebenarnya membuka diri untuk menerima para lansia, namun dengan catatan bahwa panti tersebut bersifat swasta dan berbayar.

“Kami bersedia menerima, tapi karena ini panti swasta, maka jelas berbayar. Namun dalam perjalanannya banyak yang tidak bertanggung jawab. Sudah menitipkan, tapi tidak dijenguk, bahkan pembayaran pun macet,” imbuhnya.

Lebih menyedihkan, kata Rama, ketika ada lansia yang meninggal dunia, pihak keluarga tak kunjung datang meski sudah dihubungi.

“Awalnya dititipkan baik-baik. Tapi pada akhirnya malah ditelantarkan. Bahkan ada yang meninggal, kami sudah beri tahu, tetap saja tak mau datang,” katanya prihatin.

Saat ini, terdapat 11 orang lansia yang dititipkan di panti tersebut. Namun dari jumlah itu, tiga di antaranya terancam akan dipulangkan karena keluarga tak lagi memenuhi kewajiban pembayaran.

“Kalau memang terlantar, tidak punya anak atau keluarga, kami akan bantu dan rawat. Tapi kalau masih ada anak, seharusnya jadi tanggung jawab mereka,” tegas Rama.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Lagi, PT DSS Berangkatkan Karyawannya Umroh Tahun Ini
Next: Sasaran Siswa Makan Bergizi Gratis Berkurang 300 Orang, Ini Alasannya

Related Stories

suko kart
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Lakukan Moratorium Perekrutan CPNS Hingga 2027

Gema Surya FM Kamis 30 April 2026 | 16:24 WIB
wdasoh
  • Jelajah

May Day, Pekerja Dan Pengusaha Di Ponorogo Kompak Gelar Aksi Sosial

Gema Surya FM Kamis 30 April 2026 | 16:20 WIB
dfspni
  • Jelajah

Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 15:03 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.