Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Grogol Sawoo Selesai Dibangun, Akses Warga Kembali Lancar
  • Macetnya Air PDAM di Dungus Karangpatihan Pulung karena Sumber Air di Mendak Wagir Kidul Debitnya Turun
  • Bakar Sampah Berujung Kebakaran Lahan di Pangkal Sawoo, Nyaris Merembet ke Rumah Warga
  • Lubang Jalan di Jalan Margo Utomo Demangan Siman Sering Makan Korban, Warga Desak Pemkab Lakukan Perbaikan
  • Iseng Gunakan Mur untuk Cincin, Panggil Damkar Satpol PP
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juni
  • 28
  • Harga Tomat Tembus Rp 28 Ribu per Kilogram, Cuaca Buruk Jadi Biang Kerok
  • Jelajah

Harga Tomat Tembus Rp 28 Ribu per Kilogram, Cuaca Buruk Jadi Biang Kerok

Gema Surya FM Sabtu 28 Juni 2025 | 10:51 WIB
Tomta

Bukannya turun, harga tomat di sejumlah pasar tradisional di Ponorogo justru melonjak tajam dalam sepekan terakhir, bahkan mencapai Rp28 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini disinyalir akibat banyaknya tanaman tomat yang membusuk karena cuaca yang kerap hujan, terutama di wilayah Kecamatan Pudak.

Kepala Desa Krisik, Kecamatan Pudak, Irwan Santoso, membenarkan bahwa cuaca ekstrem telah berdampak buruk pada hasil panen petani. “Memang dalam beberapa minggu terakhir, hujan sering turun di malam hari. Kalau paginya tidak langsung disemprot, bisa dipastikan tomat-tomat itu membusuk,” jelas Irwan saat ditemui, Jumat (28/6/2025).

Menurut Irwan, tanaman tomat tidak membutuhkan terlalu banyak air. Kelebihan air justru membuat buahnya rentan rusak. “Tomat itu tidak bisa terlalu basah, apalagi menjelang panen. Begitu air menggenang dan tidak ditangani cepat, busuk semua,” lanjutnya.

Akibatnya, banyak petani tomat di wilayah tersebut merugi karena hasil panen tidak bisa dijual dalam kondisi layak. “Petani kami benar-benar terpukul. Harusnya panen bagus, tapi malah gagal karena cuaca,” tambah Irwan.

Dengan kondisi ini, para petani berharap ada perhatian dari pemerintah daerah, baik dalam bentuk pendampingan maupun bantuan pertanian agar kerugian tidak terus berlanjut.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Jasa Travel Masih Jadi Primadona Saat Libur Sekolah
Next: Tiba di Ponorogo 4 Jemaah Haji dari Kloter 53 Dirujuk ke RSUD dr. Harjono

Related Stories

Macetnya Air PDAM di Dungus (Foto: Rustamji)
  • Headline
  • Jelajah

Macetnya Air PDAM di Dungus Karangpatihan Pulung karena Sumber Air di Mendak Wagir Kidul Debitnya Turun

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 12:58 WIB
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Grogol Sawoo Selesai Dibangun, Akses Warga Kembali Lancar (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Grogol Sawoo Selesai Dibangun, Akses Warga Kembali Lancar

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 13:02 WIB
Bakar Sampah Berujung Kebakaran (Foto: Bambang Supeno)
  • Headline
  • Jelajah

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Lahan di Pangkal Sawoo, Nyaris Merembet ke Rumah Warga

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.