
Selama satu pekan digelar, operasi pasar murah sembako di Kantor Pos Ponorogo diserbu pengunjung. Akibatnya, beberapa komoditi ludes dalam waktu beberapa jam saja sehingga harus dilakukan restock.
Kepala Kantor Pos Indonesia (Posindo) Cabang Ponorogo, Aji Rahman, mengatakan bahwa minyak goreng menjadi barang yang paling diburu warga lantaran hanya dijual seharga Rp14.700 per kilogram.
“Sesuai petunjuk pusat, ada lima item yang dijual dalam operasi pasar ini, yakni minyak goreng, gula pasir dengan harga Rp15.000 per kilogram, beras premium Rp72.000 per 5 kilogram, bawang putih, dan daging kerbau,” ujar Aji Rahman.
Namun, hingga saat ini daging kerbau dan bawang putih masih menunggu kiriman dari suplier. Untuk menghindari aksi borong, pembelian dibatasi per satu KTP, di mana warga hanya boleh membeli maksimal 2 kilogram minyak goreng dan gula pasir.
Di Ponorogo, operasi pasar ini digelar di dua titik, yaitu di Kantor Pos Jalan HOS Cokroaminoto dan di Kantor Pos Babadan. Jika program ini berjalan sukses, rencananya akan ditambah di lima titik lagi.
Lebih lanjut, Aji Rahman menjelaskan bahwa operasi pasar ini digelar atas penugasan dari Kementerian Pertanian. Kantor Pos diminta menjadi titik distribusi operasi pasar menjelang hari keagamaan dan nasional dengan waktu pelaksanaan mulai 24 Februari hingga 29 Maret 2025.



