Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 30
  • Banyak Sapi Terserang PMK, Permintaan Empon- empon Naik Signifikan
  • Headline

Banyak Sapi Terserang PMK, Permintaan Empon- empon Naik Signifikan

Gema Surya FM Kamis 30 Januari 2025 | 09:26 WIB
emppon

Serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi berdampak pada meningkatnya permintaan empon-empon. Tanaman herbal seperti jahe, kunyit, dan temulawak diyakini dapat membantu proses penyembuhan sapi yang terinfeksi virus PMK.

Lamidi, seorang petani sekaligus pedagang empon-empon di wilayah Pulung, menyatakan bahwa permintaan terhadap tiga jenis empon-empon tersebut mengalami kenaikan hingga 50 persen. “Banyak peternak yang mencari jahe, kunyit, dan temulawak karena menurut mereka bisa membantu mempercepat pemulihan sapi yang sakit,” ujar Lamidi.

Menurut keterangan sejumlah konsumen, empon-empon tersebut diolah menjadi tepung sebelum diseduh dan diminumkan kepada sapi yang terinfeksi. Sayangnya, ketersediaan empon-empon saat ini terbatas karena para petani di Ponorogo baru saja melakukan penanaman dan panen raya diperkirakan baru akan terjadi pada Mei mendatang.

Akibat keterbatasan stok, harga empon-empon juga mengalami kenaikan signifikan, berkisar antara Rp4.000 hingga Rp6.000 per kilogram. “Harga jahe kini sudah menembus Rp23.000 per kilogram, sementara kunyit kualitas super mencapai Rp10.000 per kilogram,” tambah Lamidi.

Untuk memenuhi permintaan yang tinggi, sejumlah pedagang besar harus mendatangkan pasokan dari luar daerah, bahkan melakukan impor guna memastikan ketersediaan barang tetap terjaga di pasaran.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: DLH Pemkab Ponorogo Klaim, Uji Coba CFD di Jalan Hos Cokro dan Jendral Sudirman, Minim Sampah
Next: Bupati Minta Pengunjung Uji Coba CFD di Jalan HOS Cokroaminoto-Jendral Sudirman Jaga Kebersihan

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
Lokasi di mana T menempatkan janinnya diberi garis polisi untuk penyelidikan. (Gema Surya/Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Warga Pupus Ngebel Digegerkan dengan Temuan Janin Disimpan di Bawah Ranjang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Gema Surya FM Kamis 16 April 2026 | 13:03 WIB
Slahung
  • Headline
  • Jelajah

Longsor di Jalur Ponorogo Pacitan, 9 Titik Terdampak

Gema Surya FM Rabu 15 April 2026 | 11:59 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.