Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD
  • Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
  • DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru
  • Desa Bringinan Jambon Harumkan Ponorogo, Raih Juara 4 Nasional Perlindungan Pekerja Migran
  • EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Mulai Sasar Kampung Transmigrasi Aceh Tengah Untuk Layanan Kesehatan
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 22
  • Serangan PMK. Penjualan Daging Sapi Turun Drastis
  • Jelajah

Serangan PMK. Penjualan Daging Sapi Turun Drastis

Gema Surya FM Rabu 22 Januari 2025 | 11:39 WIB
dagung

serangan PMK pada ternak sapi di sejumlah wilayah Ponorogo , berdampak pada penjualan daging sapi. (Foto/Istimewa)

Serangan PMK pada ternak sapi di sejumlah wilayah Ponorogo berdampak pada penjualan daging sapi. Banyak konsumen yang takut mengkonsumsi daging karena khawatir terkontaminasi penyakit mulut dan kuku tersebut.

Farida seorang pengusaha daging sapi dari Kadipaten Babadan, menyampaikan bahwa penjualan daging sapi mengalami penurunan sekitar 30 hingga 40 persen, terutama dari kalangan konsumen rumah tangga. Namun, pelanggan dari kalangan pengusaha rumah makan atau restoran masih tetap stabil. 

“Pedagang pada umumnya pasti menurun, karena pembeli rumahan untuk di masak itu agak takut, ya ada sesekali beli itu pertanya mesti ini PMK bukan kayak gitu” terangnya saat dihubungi Rabu (22/01)

Menurut Farida, rata-rata konsumen rumah tangga sering menanyakan kualitas daging dan apakah daging tersebut aman dari PMK. Ia menegaskan bahwa dirinya selalu menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan dengan tidak pernah membeli sapi yang sakit, baik itu akibat PMK maupun penyakit lainnya. Apalagi, daging sapi yang dijualnya banyak dikirim ke luar Daerah.

Farida juga mengakui bahwa kalangan pedagang daging sapi yang berjualan di pasar merasakan dampak yang paling besar. Reselernya, yang biasanya mampu menjual 15 kg daging per hari, kini hanya mampu menjual 2 hingga 3 kg saja. 

“Untuk teman-teman kapan hari sempat telefon, mengeluh sepi, terutama untuk penjualan yang di pasar-pasar” tambahnya.

Selain itu, harga daging sapi juga mengalami penurunan sebesar Rp5.000 per kilogram. Dari harga sebelumnya Rp130.000 per kilogram, saat ini rata-rata dijual Rp125.000 per kilogram untuk kualitas super.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 25 Hektare Lahan Pertanian di Bringinan Jambon Terendam Banjir, Petani Rugi Ratusan Juta
Next: Di Desa Janti Slahung, 21 Ekor Sapi Terkena PMK, 5 Ekor Dikabarkan Mati

Related Stories

BP
  • Jelajah

BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD

Gema Surya FM Kamis 22 Januari 2026 | 07:25 WIB
bobd
  • Jelajah

Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 15:34 WIB
ld.jpg
  • Headline
  • Jelajah

DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 13:02 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.