Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • September
  • 6
  • Di Pudak, Kalangan Peternak Mulai Kesulitan Cari Rambanan Karena Kekeringan
  • Jelajah

Di Pudak, Kalangan Peternak Mulai Kesulitan Cari Rambanan Karena Kekeringan

Gema Surya FM Jumat 6 September 2024 | 16:03 WIB
rambanannn
Kalangan peternak sapi perah di kawasan Pudak mulai mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak mereka karena musim kemarau.(Foto/Ilustrasi)

Kalangan peternak sapi perah di kawasan Pudak mulai mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak mereka karena musim kemarau. Rumput gajah yang ditanam tidak bisa tumbuh optimal, karena tidak adanya pengairan yang memadai. Akibatnya, para peternak harus turun ke Daerah yang lebih rendah untuk mencari pakan alternatif.

Tohari, salah satu warga Pudak menyampaikan, bahwa ia harus pergi ke kota Ponorogo dan sekitarnya untuk mencari sisa-sisa tanaman jagung atau tanaman lain di sawah sebagai pakan ternak, selain itu peternak juga membeli pucuk tebon dengan harga satu kotak sekitar 100 ribu rupiah. Satu kotak pucuk tebon tersebut dapat mencukupi kebutuhan pakan satu ekor sapi selama 10 hari.

Hanya saja kata Tohari, pengeluaran peternak akan meningkat karena mereka harus menyewa kendaraan dengan biaya sekitar 400 ribu rupiah, belum termasuk biaya makan dan bahan bakar minyak (BBM).

Selain kesulitan pakan alami, pasca adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) beberapa waktu lalu, peternak juga dihadapkan dengan pilihan memanen rumput gajah lebih awal saat usianya masih muda, karena sapi yang sakit tidak bisa memakan rumput yang sudah tua. Akibatnya, pertumbuhan rumput gajah terganggu dan waktu panennya menjadi lebih lama.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Meriah, Pembukaan Serenade Langit Tembaga dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-528
Next: 2 Bakal Paslon Pilkada 2024 Resmi Ajukan Permohonan Keterangan di Pengadilan Negeri

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.