Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Juni
  • 7
  • Pelaku Dugaan Penganiayaan Berujung Kematian di Ngumpul Balong Akui Rekayasa Laka Tunggal karena Takut
  • Headline
  • Jelajah

Pelaku Dugaan Penganiayaan Berujung Kematian di Ngumpul Balong Akui Rekayasa Laka Tunggal karena Takut

Gema Surya FM Jumat 7 Juni 2024 | 09:31 WIB
Saksi
Rekayasa kasus terpaksa dilakukan karena pelaku dan saksi takut. (Foto/Yudi)

Takut, itulah alasan tersangka SU (22) dan 4 saksi lainnya yang sengaja merekayasa kecelakaan tunggal meninggalnya Jiono (37), warga Ngumpul Balong. Padahal Jiono meninggal dunia karena berkelahi dengan tersangka.

Hal tersebut disampaikan Suryo Alam, kuasa hukum tersangka SU, di mana tidak ada motif lain dalam kejadian tersebut. Kliennya sejauh ini tidak mempunyai masalah dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Pihaknya berharap hal itu bisa meringankan saat sidang di pengadilan negeri. SU nekat berkelahi dengan Jiono karena dipengaruhi alkohol setelah pesta miras dengan Jiono dan 4 saksi lainnya, sehingga mengakibatkan Jiono meninggal dunia.

Pihaknya kemarin juga mengikuti jalannya rekonstruksi kasus penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa Jiono. Berdasarkan tahapan demi tahapan, kronologi yang sudah dilalui, saksi, dan bukti di TKP sudah sesuai dengan fakta yang ada.

Sekadar informasi, seperti kasus Vina Cirebon, makam Jiono, warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, dibongkar beberapa waktu lalu. Makam pemuda berusia 37 tahun itu dibongkar setelah 40 hari meninggal lantaran kecurigaan keluarga.

Jiono awalnya dilaporkan meninggal dunia karena kecelakaan tunggal. Namun, keluarga curiga Jiono tewas dianiaya berujung meninggal dunia. (yd/rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Bawaslu Kecolongan Lagi, Ada PKD Mantan Caleg Pileg 2024
Next: Habis Nyari Sarapan di Warung, Warga Munggung Pulung MD Setelah Tabrakan Dengan Ambulans Desa

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.