Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Tanah Ambles di Desa Jrakah Sambit Ponorogo, Empat Rumah Terancam
  • Dapur Rumah Warga di Tempuran Sawo Rusak Diterjang Longsor, 2 Rumah Terancam Retakan Tanah
  • Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pemilik SPBU Khawatir Konsumen Beralih ke Subsidi karena Selisih Harga Besar
  • Imbas Geopolitik, Sejumlah Komoditas Naik, Ini Saran dari Pengamat Ekonomi
  • Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Desember
  • 7
  • Capai 63% Pembangunan, Huntara Desa Tumpuk Sawoo Akhir Desember Ditarget Rampung
  • Jelajah

Capai 63% Pembangunan, Huntara Desa Tumpuk Sawoo Akhir Desember Ditarget Rampung

Gema Surya FM Kamis 7 Desember 2023 | 15:15 WIB
huntara
Progres pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi para pengungsi tanah retak di Dukuh Sumber Desa Tumpuk Kecamatan Sawoo mencapai angka 63%. (Foto:Yudi)

Progres pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi para pengungsi tanah retak di Dukuh Sumber Desa Tumpuk Kecamatan Sawoo mencapai angka 63%. Pembangunan huntara yang berada di Petak 149 Lunggur Mojo tersebut berjumlah 42 unit, dimana saat ini sudah memasuki tahap akhir.

Seperti disampaikan Masun Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Ponorogo, meski masih sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan namun pihaknya mengakui mengalami kesulitan dalam pembangunan Huntara, Pasalnya, kondisi lokasi untuk pembangunan huntara medannya cukup sulit untuk pengiriman material bangunan.

Namun begitu kata masun, pihaknya menjamin bahwa pembangunan Huntara untuk para pengungsi tersebut akan selesai pada akhir Desember ini, termasuk pembangunan fasilitas umum untuk para pengungsi, seperti aliran listrik, instalasi air bersih dan toilet umum.

Mantan Kepala Dinas pertanian tersebut juga mengungkapkan bahwa saat ini jumlah pengungsi tanah retak berjumlah 42 KK, dimana yang masih bertahan di Gedung sekolah TK berjumlah 22 KK atau sekitar 80 orang, sedangkan 20 KK lainnya memilih tinggal di rumah saudaranya. 

Sementara itu, Saniman Ketua RT setempat menambahkan bahwa saat ini kondisi pengungsi dalam kondisi sehat, namun mereka sudah mulai bosan tinggal di pengungsian dan ingin segera pindah ke Huntara. Saniman juga mengaku bahwa saat ini kondisi logistik di Pengungsian sudah mulai menipis, karena untuk logistik hanya bisa mengandalkan bantuan dari BPBD Kabupaten Ponorogo.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Lupa Matikan Kompor, Rumah di Desa Jenangan Terbakar
Next: Akhir Tahun, Antrian Solar Cenderung Mengular di Sejumlah SPBU

Related Stories

WhatsApp Image 2026-04-18 at 13.41.50
  • Jelajah

Tanah Ambles di Desa Jrakah Sambit Ponorogo, Empat Rumah Terancam

Gema Surya FM Sabtu 18 April 2026 | 13:53 WIB
WhatsApp Image 2026-04-18 at 13.33.47
  • Jelajah

Dapur Rumah Warga di Tempuran Sawo Rusak Diterjang Longsor, 2 Rumah Terancam Retakan Tanah

Gema Surya FM Sabtu 18 April 2026 | 13:47 WIB
STOK BBM
  • Jelajah

Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pemilik SPBU Khawatir Konsumen Beralih ke Subsidi karena Selisih Harga Besar

Gema Surya FM Sabtu 18 April 2026 | 13:33 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.