Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • November
  • 1
  • Harga Cabe Mahal tidak Dinikmati Petani Ponorogo
  • Jelajah

Harga Cabe Mahal tidak Dinikmati Petani Ponorogo

Gema Surya FM Rabu 1 November 2023 | 14:04 WIB
Cabe ilustrasi
Ilustrasi (Gambar/Iqbal S Nugroho)

Mahalnya harga cabe rawit saat ini tidak serta merta dinikmati sejumlah petani lombok di Ponorogo. Pasalnya mereka baru tanam cabe antara usia 40 hingga 50 hari. Sehingga rata-rata lombok yang ada di pasaran saat ini dari luar daerah.

Samiran, petani cabe asal Desa Besuki Sambit mengatakan, lahannya saat ini masih ditanami kacang dan sebagian ditanami cabe dengan umur 40 hari. Karenanya saat harga cabe mahal dirinya tidak memiliki panenan sama sekali. Padahal dengan harga cabe hingga diatas Rp70 ribu menguntungkan petani.

Diakui dirinya sempat tidak tanam lantaran pernah rugi saat harganya jatuh beberapa waktu lalu. Saat itu terjadi panen raya sementara ada serangan lalat buah. Untungnya harga kacang panjang saat ini bagus dimana di tingkat petani mencapai Rp7.000 per kg-nya.

Sementara informasi yang disampaikan Munif, pedagang sayuran di Pasar Sumoroto harga cabe cukup fluktuatif. Sempat tembus Rp72 ribu pekan lalu, namun Rabu (1/11) turun sekitar Rp4.000 per kg-nya atau di angka Rp68 ribu per kg-nya.

“Hari ini turun agak drastis itu mungkin kemarin permintaan itu turun,” jelasnya. 

Kendati begitu, harga di antara pedagang satu dengan lain bisa jadi tak sama. Diakui cabe yang ada di pasaran saat ini rata-rata dari Kediri. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: PAD Disbudparpora Ditarget 4,6 Miliar, Telaga Ngebel Masih Menjadi Penyokong
Next: Perluas Area Tanaman Cabe, Dinas Pertanian Bantu Bibit ke Petani Cepoko Ngrayun

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.