Jelajah

Ada Rencana Lahan Relokasi Warga Terdampak Tanah Gerak Tumpuk Sawoo, Milik Perorangan

Pemerintah desa Tumpuk Sawoo harus berpikir keras mencari lahan relokasi yang aman bagi puluhan KK yang rumahnya rusak karena bencana tanah gerak. Beberapa opsi yang ada memiliki kelebihan dan kelemahan sehingga hingga Rabu 1 Maret 2023 belum ada keputusan terkait lahan relokasi.

Padahal bupati Sugiri Sancoko mentargetkan, dalam waktu sepekan sudah siap lahan untuk hunian sementara huntara. Camat Sawoo, Bambang Windu Sancoyo mengatakan, beberapa pilihan diantaranya menempati lahan milik Perhutani.

Hanya saja, proses administrasinya dipastikan panjang padahal relokasi warga, butuh kepastian dan kecepatan. Opsi lain, menempati lahan milik warga Tumpuk yang aman tapi seperti apa konsepnya masih dalam pembahasan.

Sudah ada pandangan, lahan milik perorangan dengan luas 5000 m persegiĀ  yang rencananya akan dibangun hunian sementara seluas 8 meter X 10 meter. Sehingga 1 RT terdampak tanah gerak, akan ditempatkan di lokasi tersebut.

Menurutnya tanah tersebut kemungkinan pembangunannya akan dilakukan secara patungan oleh Pemkab Ponorogo, Lembaga zakat dan CSR dari perusahaan. Hanya saja solusi tersebut juga masih dikaji oleh tim sehingga belum ada keputusan final.