Jelajah

Semakin Bertambah Sapi yang Terkena PMK Gelombang Dua, Terbanyak di Bungkal

Jumlah sapi yang terkena Penyakit mulut dan kuku (PMK) gelombang kedua semakin bertambah. Dari 12 kecamatan yang dilaporkan terkena, ada 239 ekor sapi terinfeksi PMK hingga 30 Januari 2023. Jumlah tersebut naik dari sebelumnya yang hanya 180 ekor saja. Dalam serangan ini justru sapi di kecamatan Bungkal yang paling banyak terserang.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan), Masun, mengatakan dari 10 Januari pelaporan pertama serangan gelombang kedua terdeteksi di Desa Munggung Kecamatan Pulung kemudian terus meluas hingga tanggal 30 Januari lalu, dimana akhirnya  mencapai 239 ekor sapi yang terkena PMK.

Kecamatan Bungkal yang berada di selatan pusat kota itu, kasus PMKnya sudah mencapai sekitar 60 ekor. Tidak hanya ternak kiriman dari luar daerah, namun di Kecamatan Bungkal, PMK juga menyerang sapi-sapi yang sudah menetap lama di sana.

Diprediksi banyaknya sapi di Bungkal yang terinfeksi PMK dikarenakan dulu banyak penolakan vaksin PMK oleh peternak sapi di kecamatan tersebut. Tidak heran, dalam serangan PMK gelombang kedua ini, di sana kasusnya yang terbanyak. Berbeda dengan PMK gelombang pertama, kali ini penyakit tersebut menyerang mayoritas sapi potong.