Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • September
  • 26
  • Masih Banyak Desa Belum Terapkan Program Biopori, DLH Bentuk Tim Pengawasan
  • Jelajah

Masih Banyak Desa Belum Terapkan Program Biopori, DLH Bentuk Tim Pengawasan

Gema Surya FM Senin 26 September 2022 | 13:27 WIB
Biopori (istimewa)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo terus memotivasi agar seluruh  Desa  maupun Kelurahan segera merealisasikan  program biopori / Foto : Istimewa

Istimewa

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo terus memotivasi agar seluruh  Desa  maupun Kelurahan segera merealisasikan  program biopori sesuai dengan SE Bupati, Pasalnya OPD yang dipimpin Seni itu melihat, banyak peralatan yang sedianya untuk pembuatan Biopori namun dibiarkan mangkrak. 

Menurut Pak Seni, timnya menjumpai kondisi itu di beberapa wilayah, tanpa ada upaya untuk segera merealisasikan kegiatan tersebut. Memang sudah banyak wilayah yang melaksanakan program Biopori, namun sebagian belum paham terkait pembuatan Biopori dan manfaatnya, Padahal melalui Kecamatan, pihaknya sudah sering mensosialisasikan, dimana Lubang biopori ini mampu meningkatkan daya resap air hujan ke dalam tanah sehingga mampu mengurangi resiko banjir akibat meluapnya air hujan.

Selain itu, teknologi ini juga mampu meningkatkan jumlah cadangan air bersih di dalam tanah, dimana Program Bupati tersebut  sangat bagus seiring permukaan air tanah terus turun, dimana selalu terjadi banjir dan genangan air dikala musim penghujan datang.  Diakui secara geografis, tidak semua wilayah di Ponorogo cocok dibuatkan program tersebut , seperti di pegunungan daerah Ngrayun, Pudak, Sooko, Slahung, Ngebel dan Sawoo.

Mengenai hal tersebut pihaknya sudah melakukan kajian dan menyurati OPD setempat agar ada evaluasi.  Program biopori menyatu dengan anggaran 10 juta rupiah untuk RT yang tanggung jawabnya ada pada  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Jalan Ambles Dijalan Raya Ponorogo Pacitan Masuk Tugerejo Slahung, Truck Muatan Berat Wajib Waspada
Next: Cegah Banjir , Komunitas Morosari Mandiri Tanam Ratusan Pohon Disekitar DAS

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.