Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • Agustus
  • 9
  • Puncak Kemarau, Desa Duri Slahung Mulai Dilanda Krisis Air Bersih
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau, Desa Duri Slahung Mulai Dilanda Krisis Air Bersih

Gema Surya FM Selasa 9 Agustus 2022 | 13:47 WIB
dok
Fot: Dok

Musim kemarau mulai diwarnai dengan krisis air bersih di sejumlah wilayah. Salah satu desa yang sudah mengajukan permohonan dropping air adalah dukuh Jenggring Duri Slahung Ponorogo. Wilayah tersebut dikenal sebagai daerah langganan kekeringan setiap puncak musim kemarau tiba.

Dwi Mahmudin, kepala desa Duri mengatakan ada satu RT di lingkungan Banyuripan yang sumber airnya mulai mengecil bahkan tak keluar sama sekali yakni di RT 23. Ada sekitar 156 jiwa di RT tersebut dimana setiap puncak musim kemarau kesulitan air bersih mengingat secara geografis letaknya berada di pegunungan.

Pihaknya dijanjikan BPBD setiap seminggu sekali dikirim dua mobil tangki air bersih. Jumlah tersebut dirasa sudah mencukupi kebutuhan warganya yang mengalami dampak kekeringan.

Sementara Jamus Kunto Purnomo, kepala BPBD saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mengirimkan 2 unit mobil tangki dengan kapasitas 5000 hingga 6000 liter.

Sebenarnya di desa Duri Slahung sudah ada sumur air dalam tapi belum optimal melayani kebutuhan air di wilayah tersebut. Secara teknis, pihaknya tidak mengetahui pasti karena menjadi wewenang DPU PKP. 

Dijelaskan, sejak 5 tahun terakhir, jumlah wilayah yang kekeringan di Ponorogo terus berkurang. Tahun 2017 lalu ada 8 desa yang minta dropping air bersih tapi tahun ini diprediksi hanya 2 desa saja, yakni Duri Slahung dan Candi Mlarak.

Bulan Agustus ini berdasarkan data dari BMKG Jatim, Ponorogo memasuki puncak musim kemarau dan September puncak kekeringan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Longsor di Wagir Kidul Pulung, Jalan Utama Tak Bisa Dilewati
Next: Anggota Komisi D DPRD, “Sedikitnya 4 SMPN Lakukan Pungutan Jutaan Rupiah.”

Related Stories

Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.