Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH
  • Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik
  • Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh
  • PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri
  • Hendak Mengecas HP, IRT di Tulung Sampung Meninggal Dunia Tersengat Listrik
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • Juli
  • 29
  • Cerita Dian Ari Hasta, Guru SMA Muhipo yang Diterima di School of Liberal Arts Mae Fah Luang University Thailand
  • Jelajah

Cerita Dian Ari Hasta, Guru SMA Muhipo yang Diterima di School of Liberal Arts Mae Fah Luang University Thailand

Gema Surya FM Jumat 29 Juli 2022 | 06:51 WIB
Dian ari

Perasaan campur aduk antara bahagia sedih dan haru menyelimuti hati Dian Ari Hasta, Guru di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo. Pria berusia 35 tahun tersebut, Kamis 28 Juli 2022, menginjakkan kakinya di salah satu perguruan tinggi terbesar di Thailand.

Uniknya, keberadaannya bukan untuk kuliah lagi melainkan keterima menjadi dosen bahasa Inggris di School of Liberal Arts Mae Fah Luang University. Kepada RGS FM, lajang yang akrab di panggil Dian itu mengaku tak menyangka bisa lolos tahapan seleksi mengingat ada satu persyaratan yang belum terpenuhi. 

Tapi setelah dikomunikasikan ternyata bukan jadi soal yakni mengenai Test of English as a Foreign Language – TOEFL yang dipelajarinya berbeda dengan yang dipersyaratkan. Diceritakan, awalnya tertarik jadi dosen ketika  ada share dari grup WA kampus nya dulu dimana perguruan tinggi Thailand membuka lowongan kerja.

Karena merasa mampu memenuhi persyaratan akhirnya berani memasukkan lamaran melalui email. Beberapa waktu kemudian mendapatkan balasan untuk seleksi dari tes wawancara hingga Micro-teaching. Ternyata semua bisa sukses dilalui dimana diterima dengan 3 orang lainnya dari Indonesia.

Berdasarkan kontrak kerja, akan bekerja selama setahun dan tinggal di asrama kampus. Selama setahun akan ada evaluasi yang diperoleh dari review mahasiswa yang diajar.

Lebih lanjut warga dukuh Pelem Gurih desa Jenangan itu mengungkapkan pertama masuk di tempatnya bekerja itu, luar biasa karena sangat luas dan penuh dengan pepohonan. Orang-orang Thailand juga sangat santun dan mau membantunya hingga sampai tujuan.

Hanya satu yang dikeluhkan saat ini yakni cuaca panas. Yang paling menyedihkan adalah ketika harus berpisah dengan keluarga, teman, tempat kerjanya dulu dan orang-orang yang dicintainya selama di ponorogo.

Tapi demi masa depan, menjadi dosen bahasa Inggris di School of Liberal Arts Mae Fah Luang university Thailand akan jadi pengalaman luar biasa.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Aksi Heroik Siswa SMPN 2 Ngrayun, Panjat Tiang Bendera, Dapat Hadiah dari Kepala Sekolah
Next: Gedung Rusak Parah, Sejumlah Wali Murid SDN 2 Karangpatihan Pulung, Ancam Pindahkan Anaknya ke Sekolah Lain

Related Stories

qdho
  • Jelajah

PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:38 WIB
dmsas
  • Jelajah

Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:50 WIB
gemeib
  • Jelajah

PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 16:26 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.