Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD
  • Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
  • DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru
  • Desa Bringinan Jambon Harumkan Ponorogo, Raih Juara 4 Nasional Perlindungan Pekerja Migran
  • EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Mulai Sasar Kampung Transmigrasi Aceh Tengah Untuk Layanan Kesehatan
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • November
  • 3
  • Panen Jagung: Tenaga Kerja Sulit, Petani Tatung Andalkan Mesin Combine
  • Jelajah

Panen Jagung: Tenaga Kerja Sulit, Petani Tatung Andalkan Mesin Combine

Gema Surya FM Rabu 3 November 2021 | 12:51 WIB
Tatung

Canggihnya teknologi semakin memudahkan kalangan petani dalam menggarap sekaligus memanen hasil pertaniannya. Di desa Tatung Balong misalnya, kalangan petani mulai memanen tanaman jagungnya dengan menggunakan mesin combine. Selain cepat, juga irit tenaga kerja yang ujungnya biaya produksi bisa dipangkas seminimal mungkin. Rudi Sugiarto, Kepala Desa Tatung menjelaskan, baru tahun ini hasil pertaniannya dipanen dengan mesin combine.

Mesin itu bisa untuk panen jagung, padi hingga kacang hijau. Cukup dioperasikan 4 orang dalam sehari, bisa memanen dengan area 6 hingga 7 kotak. Padahal jika manual, membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak dan dilakukan berhari-hari. Adapun biaya, untuk panen satu kotak tanaman jagungnya hanya butuh sekitar Rp. 400.000,-, padahal jika manual bisa mencapai Rp. 800.000,-.

Mesin combi merupakan solusi di tengah kesulitan mencari tenaga kerja penggarap sawah. Petani juga bisa langsung menjualnya dari sawah tanpa harus membawanya pulang ke rumah. Hanya saja, syarat panen jagung menggunakan mesin combi, umur tanaman minimal 110 hari. Saat ini, untuk harga jagung mencapai Rp. 3.500,- per kg untuk kering sawah.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Bupati Sumbang 15 Juta Rupiah untuk Bangun Rumah Mbah Slamet Sawoo
Next: Jupiter VS Vario di Suru Sooko, 1 Pengendara Meninggal Dunia

Related Stories

BP
  • Jelajah

BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD

Gema Surya FM Kamis 22 Januari 2026 | 07:25 WIB
bobd
  • Jelajah

Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 15:34 WIB
ld.jpg
  • Headline
  • Jelajah

DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 13:02 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.