Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Maret
  • 24
  • Burung Hantu Mati Karena Makan Tikus, DIPERTAHANKAN Larang Petani Basmi Tikus Pakai Racun
  • Jelajah

Burung Hantu Mati Karena Makan Tikus, DIPERTAHANKAN Larang Petani Basmi Tikus Pakai Racun

Gema Surya FM Rabu 24 Maret 2021 | 13:42 WIB
owl

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DIPERTAHANKAN), melarang petani membasmi tikus dengan umpan beracun. Pasalnya cara tersebut justru membuat punah musuh alami tikus yakni burung hantu karena memakan tikus beracun.

Kasus tersebut kata Suwarni, Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) DIPERTAHANKAN, sudah terjadi di wilayah lembah babadan. Setelah diselidiki tikus yang di makan mengandung racun dari umpan para petani. Hal itu sangat merugikan karena burung hantu merupakan musuh alami tikus yang harus dipelihara. Bahkan pihaknya menyarankan para petani membuat rubuhan atau rumah burung hantu untuk mengusir hewan pengerat tersebut.

Selain itu, kasus serangan tikus di Desa Ngemplak Sawoo, Pihaknya juga menyarankan agar membasminya dengan cara pengeboman menggunakan karbit atau bensin di lubang-lubang tikus. Cara itu lebih efektif karena dalam waktu 4 menit tikus mati. Pihaknya siap membantu para petani diwilayah tersebut untuk melakukan gerakan pengendalian secara bersama-sama. Meski berdasarkan hasil laporan PPL di Ngemplak Sawoo, tingkat serangan masih belum parah namun wajib diantisipasi.

Sebelumnya sejumlah petani di Desa Ngemplak Sawoo dipusingkan dengan serangan tikus yang merusak puluhan hektar tanaman di area persawahan. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta lantaran serangan ini sudah berlangsung sekitar 5 bulan.

Salah satu petani desa setempat, Pahing, mengaku Jagung 3 kotak yang ditanamnya rusak dimakan tikus. Bahkan dirinya tak bisa merasakan panen lantaran sudah terlanjur tidak bisa diselamatkan. Padahal Ia sudah mencoba untuk membasminya dengan menggunakan umpan racun, namun ternyata umpannya tidak dimakan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tabrakan Supra VS Mazda di Timur Pasar Taman Sari Sambit, Pengendara Motor Luka Parah
Next: Jelang Puasa, Harga Kebutuhan Bahan Pokok Fluktuatif

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.