Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD
  • Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
  • DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru
  • Desa Bringinan Jambon Harumkan Ponorogo, Raih Juara 4 Nasional Perlindungan Pekerja Migran
  • EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Mulai Sasar Kampung Transmigrasi Aceh Tengah Untuk Layanan Kesehatan
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Maret
  • 18
  • Kopi Ethek, Solusi Ngopi di Sawah dan Cukup Bayar Dengan Gabah
  • Jelajah

Kopi Ethek, Solusi Ngopi di Sawah dan Cukup Bayar Dengan Gabah

Gema Surya FM Kamis 18 Maret 2021 | 10:36 WIB
Kopi ethek
Kopi Ethek, Solusi Ngopi di Sawah dan Cukup Bayar Dengan Gabah

Musim panen tiba, warga pun bersuka cita. Ada satu keunikan di kawasan persawahan desa Pijeran Siman saat datang musim panen, yang mungkin tidak bisa ditemui di daerah lain yakni penjual kopi. Penjual kopi yang satu ini unik lantaran menjajakan dagangannya di area persawahan. Lebih unik lagi pembayaran menggunakan sistem barter yakni dengan Gabah.

Sunarto Kades Pijeran Siman bercerita kepada gema surya, hadirnya penjual kopi pikul atau sering disebut ethek ini sangat ditunggu-tunggu warga yang sedang panen. Hal ini lantaran merekalah yang sesaat bisa meredakan rasa haus dan lapar ditengah aktivitas panen yang cukup menguras tenaga. Ethek biasanya selain kopi juga membawa jajanan seperti pisang goreng, gandos, dan lain-lain yang tidak bisa ditemui di kawasan kota.

Selain itu, lanjut Kades, berjualan kopi ethek ini juga merupakan tradisi yang harus dilestarikan karena sudah tak banyak lagi yang mau menekuninya. Saat ini di pijeran masih ada 5 ethek yang setiap harinya berjualan dari pagi hingga siang di wilayah persawahan masing-masing. Setiap ethek mempunyai kawasan jualannya sendiri agar tidak saling berpapasan. Nanti di sore hari mereka akan kembali ke area persawahan untuk mengambil gabah yang diberikan sebagai ganti uang pembelian kopi ethek tadi. Pihaknya berharap tradisi ini bisa diwariskan secara turun menurun di Pijeran Siman.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 19 Guru Agama Islam Tak Bisa Ajukan Sertifikasi Karena Tak Ada PPG Selama Pandemi
Next: Viral Video Mesum di Panggung Utama, Satpol PP Mengaku Kecolongan

Related Stories

BP
  • Jelajah

BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD

Gema Surya FM Kamis 22 Januari 2026 | 07:25 WIB
bobd
  • Jelajah

Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 15:34 WIB
ld.jpg
  • Headline
  • Jelajah

DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 13:02 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.