Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Konsumsi Listrik Masyarakat Alami Kenaikan di Bulan Agustus 2026
  • Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Ponorogo Gelar Job Fair
  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo Gelar CRM Award 2026
  • Harga Sayur Mayur Turun dalam Sepekan Terakhir
  • Hasil Mediasi, Outlet Penjualan Miras di Tambakbayan Ditutup Permanen
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Maret
  • 8
  • Truk Oleng Jadi Tren, Salah Satu Warga Jalan Wilis Nologaten Kebanjiran Order Truk Mainan
  • Jelajah

Truk Oleng Jadi Tren, Salah Satu Warga Jalan Wilis Nologaten Kebanjiran Order Truk Mainan

Gema Surya FM Senin 8 Maret 2021 | 07:35 WIB
Truk
Arif Budianto kerahkan siswa SMK yang belajar daring dan juga mengisi waktu luang untuk membuat miniatur truk.

Ide bisa datang dari mana saja. Berawal dari maraknya truk oleng di Youtube warga jalan Wilis Nologaten yakni Arif Budianto (42) ini mempunyai ide untuk membuat usaha mainan truk oleng. Tak disangka meski baru dua bulan berjalan bisnis ini beromzet puluhan juta per bulan. 

Arif Budianto pembuat maianan truk oleng mengatakan, awalnya dirinya  mencoba dulu memasarkan penjualan di media sosial FB, IG. Tanpa diduga, ternyata responnya bagus terus banyak permintaan hingga kewalahan bahkan 1 bulan terakhir permintaan membludak. Pemasarannya pun hingga Bandung, Solo, Wonogiri, dan Yogyakarta. 

Dalam sehari dirinya bisa memproduksi 15 unit mainan. Untuk prosesnya bertahap mulai dari membuat roda, kerangka, bak truk, kepala truk, hingga merangkai. Bahan pun mudah didapat yakni triplek dan kayu mahoni bisa di beli di toko bangunan. Lanjut anto panggilannya, namun yang paling susah mencari kayu buat roda, pasalnya membuat diameter kayu yang pas untuk roda.

Menariknya, Anto memilih merekrut siswa SMK yang saat ini hanya mengikuti sekolah online. Total ada enam siswa yang membantu Anto membuat mainan truk oleng. Untuk satu unit truk buatannya dihargai Rp 100 ribu untuk ukuran panjang 60 sentimeter dan Rp. 150 ribu untuk ukuran panjang 75 sentimeter.

Sementara, salah satu siswa SMK Anas Amirul Mukminin (17) mengaku senang bisa mendapat penghasilan seusai belajar daring. Tidak ada kesulitan dalam membantu memasang lampu dan merangkai truk. Menurutnya dirinya juga bisa membagi waktu antara belajar daring dan bekerja sampingan ini. (yd) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Bupati Sugiri dan Wakil Bupati Lisdyarita Terjun Langsung Bersihkan Selokan
Next: Rusak Parah, Jalur Pintas Ponorogo Pacitan di Wilayah Badegan

Related Stories

Konsumsi Listrik Masyarakat Alami Kenaikan di Bulan Agustus 2026 (Foto: Istimewa)
  • Headline
  • Jelajah

Konsumsi Listrik Masyarakat Alami Kenaikan di Bulan Agustus 2026

Gema Surya FM Sabtu 12 September 2026 | 11:28 WIB
Disnaker Ponorogo Gelar Job Fair (Foto: Istimewa)
  • Headline
  • Jelajah

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Ponorogo Gelar Job Fair

Gema Surya FM Sabtu 12 September 2026 | 11:07 WIB
PDM Ponorogo Gelar CRM Award 2026 (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo Gelar CRM Award 2026

Gema Surya FM Sabtu 12 September 2026 | 11:00 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.