Jelajah

Peternak Ayam Tibet Dari Sampung, Berawal Dari Hobi Kini Jadi Profesi

Nama ayam tibet memang belum familiar di Ponorogo, tapi karena masih jarang itulah maka mengetuk hati Badar warga Ringin Putih Sampung untuk membudidayakan ayam hias itu sejak setahun terakhir, hasilnya saat ini cukup menggiurkan karena ayam dengan nama beken “Ringneck Pheasant” tersebut  semakin di dicari, bahkan dirinya yakin dalam beberapa tahun kedepan akan Booming. 

Kepada gema surya diceritakan, berawal dari ketertarikannya melihat warna warni ayam hias tersebut sehingga memelihara beberapa pasang saja, warnanya ada yang merah kuning hijau, dengan bentuk tubuh mirip burung merak tapi kecil. Ternyata pemeliharaannya cukup mudah sama dengan beternak ayam pada umumnya, hanya saja perbedaannya pengembang biakannya harus ditangkar dulu tidak bisa dilepas liar layaknya ayam kampung.

Ternyata dia berhasil mengembang biakan, sehingga dari sekedar hobi kini jadi profesinya, setiap satu pasang ayam tibet minimal bisa di bandrol harga sekitar 2 juta rupiah. Dirinya sengaja memasarkan ayam asal Tibet dan Cina tersebut secara online di media sosial.