
Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo, Sulton Soroti Pendidikan dan Infrastruktur (Foto: Istimewa)
Kabupaten Ponorogo memperingati Hari Jadi ke-530 pada Selasa (11/8/2026). Memasuki usia lebih dari lima abad, berbagai capaian pembangunan telah diraih pemerintah daerah. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang dinilai perlu segera diselesaikan, terutama di bidang pendidikan dan infrastruktur.
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Sulton, mengatakan momentum Hari Jadi ke-530 seharusnya menjadi refleksi untuk melihat berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat. Menurutnya, pendidikan perlu menjadi salah satu prioritas karena masih terdapat kesenjangan antara harapan lama sekolah dengan rata-rata lama sekolah masyarakat.
“Pendidikan harus menjadi prioritas. Meski angka Indeks Pembangunan Manusia meningkat, rata-rata lama sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas masih 7,95 tahun. Sementara harapan lama sekolah mencapai 13,93 tahun. Ini menunjukkan masih ada kesenjangan antara harapan pendidikan generasi muda dengan pendidikan aktual masyarakat dewasa,” ujar Sulton.
Ia juga menyoroti fenomena sejumlah sekolah negeri yang tidak mendapatkan murid dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapatkan penanganan agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap tahun. Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi terhadap pemerataan akses dan kualitas pendidikan, termasuk menyesuaikan keberadaan sekolah dengan perkembangan jumlah penduduk.
Selain pendidikan, Sulton menilai persoalan infrastruktur jalan juga menjadi pekerjaan rumah yang cukup besar. Berdasarkan rekomendasi DPRD atas LKPJ Bupati 2025, tercatat sekitar 146,79 kilometer jalan di Ponorogo dalam kondisi rusak sehingga membutuhkan peningkatan anggaran perbaikan.
Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah perlu menentukan skala prioritas. Perbaikan jalan, menurutnya, sebaiknya diarahkan pada ruas yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian.
“Kalau anggaran terbatas, prioritas perbaikan harus diberikan pada jalan yang benar-benar berkaitan dengan produksi pertanian, pariwisata, pendidikan, kesehatan, serta mobilitas masyarakat yang mendukung perekonomian,” jelasnya.
Selain pendidikan dan infrastruktur, sektor kesehatan juga dinilai perlu mendapat perhatian serius. Begitu pula pariwisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi daerah.
Momentum Hari Jadi ke-530 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus menyusun langkah strategis agar Ponorogo semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.



