
Konter Pulsa di Tamansari Sambit di Bobol Maling (Foto: Yudi)
Aksi pencurian kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Sebuah konter ponsel Mustofa Cell milik Ijin Mustofa yang berada di Desa Tamansari, Kecamatan Sambit, dibobol maling diduga pada Sabtu (1/8/2026) dini hari. Pelaku diduga masuk melalui atap bangunan sebelum menggasak empat unit telepon genggam dan uang tunai sekitar Rp25 juta. Tidak hanya itu, pelaku juga merusak kamera CCTV yang terpasang di dalam konter guna menghilangkan jejak aksinya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah dan kasusnya telah dilaporkan ke pihak kepolisian.
Penjaga konter, Kartika Intan, mengatakan aksi pencurian baru diketahui pada Minggu (2/8/2026) pagi saat karyawan datang untuk membuka toko. Saat itu kondisi konter sudah berantakan, rak etalase bergeser, dan sejumlah barang berserakan di dalam ruangan. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui empat unit telepon genggam serta uang tunai sekitar Rp25 juta telah hilang. Selain itu, rekaman CCTV juga rusak sehingga tidak dapat digunakan untuk mengidentifikasi pelaku.
“Kami baru mengetahui kejadian ini saat membuka konter pada Minggu pagi. Kondisi di dalam sudah berantakan, rak etalase bergeser, dan setelah dicek empat unit handphone serta uang tunai sekitar Rp25 juta sudah hilang. CCTV juga dirusak, sehingga kami langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” ujar Kartika Intan.
Kapolsek Sambit, AKP Mohammad Isa Latif, mengatakan petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan lubang pada bagian atap yang diduga menjadi akses masuk pelaku. Selain itu, CCTV ditemukan dalam kondisi rusak yang diduga sengaja dilumpuhkan agar aksi pencurian tidak terekam. Petugas juga menemukan tiga unit telepon genggam yang ditinggalkan pelaku di semak-semak sekitar lokasi.
“Hasil olah TKP menunjukkan pelaku diduga masuk melalui atap bangunan. Kami juga menemukan CCTV dalam kondisi rusak serta tiga unit telepon genggam yang dibuang di sekitar lokasi. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan menduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Kami terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap identitas para pelaku,” kata AKP Mohammad Isa Latif.
Hingga kini, jajaran Polsek Sambit masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku pencurian yang menyebabkan kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta tersebut.



