
Hasil Curian Kotak Amal Dibuang di Depan Pintu Masuk Stadion (Foto: Ahmad Fauzi)
Sebuah kotak amal berbahan aluminium dan kaca ditemukan tergeletak di pintu masuk sisi utara Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo, Senin (3/8/2026) pagi. Penemuan tersebut memunculkan dugaan bahwa kotak amal itu merupakan milik sebuah masjid atau musala yang dibawa kabur pencuri sebelum akhirnya dibuang di kawasan stadion. Saat ditemukan, kondisi kotak amal sudah dalam keadaan rusak dengan gembok yang dirusak. Di dalamnya hanya tersisa sejumlah uang logam pecahan Rp500 dan Rp1.000, sementara uang kertas diduga telah dibawa pelaku.
Penemu kotak amal, Ahmad Fauzi, mengatakan benda tersebut ditemukan saat dirinya hendak berolahraga dengan berjalan kaki mengelilingi Stadion Batoro Katong. Perhatiannya tertuju pada sebuah kotak amal yang tergeletak di dekat pintu masuk sisi utara stadion atau kawasan yang berdekatan dengan area makam. Setelah diperiksa, kotak amal itu tampak telah dirusak dan isinya sudah hampir kosong.
“Saat saya hendak jalan pagi mengelilingi stadion, saya melihat ada kotak amal di pintu masuk sisi utara dekat makam. Setelah saya cek, gemboknya sudah dirusak. Di dalamnya hanya tersisa beberapa keping uang logam pecahan lima ratus dan seribu rupiah,” ujar Ahmad Fauzi.
Melihat kondisi tersebut, Ahmad menduga kotak amal itu sengaja dibuang oleh pelaku pencurian setelah mengambil uang kertas yang ada di dalamnya. Ia memperkirakan aksi tersebut dilakukan pada malam hari ketika suasana stadion sepi. Hingga kini belum diketahui secara pasti asal-usul kotak amal tersebut maupun masjid atau musala yang kehilangan. Karena khawatir barang tersebut merupakan barang bukti tindak pidana, Ahmad kemudian melaporkan temuannya kepada petugas yang berjaga di Stadion Batoro Katong.
“Kemungkinan kotak amal ini milik masjid atau musala yang menjadi sasaran pencurian. Pelaku diduga hanya mengambil uang kertas lalu membuang kotaknya di sini. Kotak amal ini sudah saya serahkan kepada petugas stadion. Kalau ada pengurus masjid atau musala yang merasa kehilangan, silakan menghubungi petugas stadion,” kata Ahmad Fauzi.
Hingga kini, kotak amal tersebut masih diamankan oleh petugas Stadion Batoro Katong. Pengurus masjid atau musala yang merasa kehilangan diharapkan segera melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan petugas agar identitas pemilik kotak amal tersebut dapat dipastikan.



