
TMMD 126 Kodim 0802 Ponorogo Poles Desa Bulu Lor Lebih Bagus (Foto: Kodim)
Wajah Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, dipastikan akan semakin baik seiring pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo. Sejumlah proyek infrastruktur kini tengah dikebut, salah satunya pembangunan jembatan sepanjang sembilan meter di Dukuh Bulu yang selama ini sangat dinantikan masyarakat.
Sekretaris Desa Bulu Lor, Siti Maryam, mengatakan jembatan yang dibangun tersebut menghubungkan RT 05 dan RT 06. Keberadaannya sangat penting karena selama ini warga, terutama anak-anak sekolah, harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas sehingga cukup berisiko, terutama saat debit air meningkat.
“Jembatan ini sudah kami usulkan sejak sekitar dua tahun lalu. Alhamdulillah, melalui program TMMD tahun ini akhirnya bisa direalisasikan. Keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi akses utama penghubung antarwilayah, terutama bagi anak-anak yang setiap hari berangkat ke sekolah,” ujar Siti Maryam.
Ia menjelaskan, saat ini progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 50 persen. Pekerjaan pondasi sudah selesai dan kini tinggal melanjutkan proses pengecoran bagian atas serta pembangunan sayap jembatan. Pemerintah desa menargetkan seluruh pekerjaan fisik rampung pada 14 Agustus mendatang.
“Saat ini progres pembangunan jembatan sudah sekitar 50 persen. Pondasi sudah selesai, tinggal pengecoran bagian atas dan penyelesaian sayap jembatan. Kami berharap seluruh pekerjaan selesai tepat waktu sehingga bisa menjadi kado bagi masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.
Selain pembangunan jembatan, program TMMD ke-129 juga menyasar sejumlah infrastruktur lainnya di Desa Bulu Lor. Di antaranya pembangunan talut di Dukuh Bulu, pavingisasi jalan desa, pembuatan sumur dalam, hingga program bedah rumah bagi warga yang dilaksanakan bekerja sama dengan Baznas Ponorogo.
“Kami sangat bersyukur karena tidak hanya jembatan yang dibangun. Ada juga talut, paving jalan, sumur dalam, hingga bedah rumah. Seluruh pekerjaan berjalan cukup cepat berkat semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat yang setiap hari bekerja bersama di lapangan,” pungkasnya.



