Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Petugas Keamanan Pasar Legi Evakuasi Ular Piton yang Melingkar di Dasboard Motor Pedagang
  • Fluktuatif, Harga Cabai Rawit, dari 65 Ribu ke 76 Ribu, Kini Turun 70 Ribu
  • 344 CPNS di Pemkab Ponorogo Terima SK PNS, Bupati Minta Profesional dalam Bekerja Layani Masyarakat
  • Pembongkaran Lantai Panggung Utama, Ini Alasan Perdakum Ponorogo
  • KPK Geledah Kantor Dinkes Ponorogo, Periksa Ruang Kepala Dinas dan Kendaraan Dinas
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Mei
  • 18
  • Kelurahan Nologaten Pepeling, “Bersih-bersih” Aliran Sungai Selatan Jembatan Merbabu
  • Headline
  • Jelajah

Kelurahan Nologaten Pepeling, “Bersih-bersih” Aliran Sungai Selatan Jembatan Merbabu

Gema Surya FM Senin 18 Mei 2026 | 11:27 WIB
Aliran Sungai di Selatan Jembatan Merbabu

Aliran Sungai di Selatan Jembatan Merbabu

Mengantisipasi potensi banjir saat musim penghujan, Kelurahan Nologaten bersama Paguyuban Pemulung Peduli Lingkungan (Pepeling) Ponorogo menggelar kegiatan bersih-bersih sungai, Minggu 17 Mei 2026.

Kegiatan tersebut difokuskan di aliran sungai mulai dari Jembatan Merbabu hingga ke arah selatan.

Lurah Nologaten, Julaida Karyawati mengatakan, pembersihan dilakukan karena kondisi sungai dipenuhi tumbuhan liar yang tumbuh cukup lebat hingga ke arah Kampung Sate.

“Kegiatan bersih-bersih ini kami lakukan dari Jembatan Merbabu ke arah selatan, karena banyak tumbuhan liar di sepanjang aliran sungai,” ujar Julaida Karyawati.

Ia menambahkan, selain dipenuhi tanaman liar, kondisi sungai juga mengalami pendangkalan sehingga perlu dilakukan normalisasi oleh dinas terkait.

“Kondisi sungai juga sudah mulai dangkal, sehingga memang perlu dilakukan normalisasi,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, pihak kelurahan juga mendapat dukungan dari aparat TNI yang turut membantu proses pembersihan.

“Kami juga dibantu dari TNI dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai satu kontainer dan langsung diangkut menggunakan truk dari Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo.

Julaida menjelaskan, sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai relatif minim. Sebagian besar yang dibersihkan merupakan sampah alami dari tumbuhan liar yang tumbuh di sepanjang aliran sungai.

“Sampah rumah tangga sebenarnya tidak banyak, yang dominan justru tumbuhan liar yang tumbuh subur di sungai,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Fluktuatif, Harga Cabai Rawit, dari 65 Ribu ke 76 Ribu, Kini Turun 70 Ribu

Related Stories

evakuasi ular piton
  • Headline
  • Jelajah

Petugas Keamanan Pasar Legi Evakuasi Ular Piton yang Melingkar di Dasboard Motor Pedagang

Gema Surya FM Selasa 19 Mei 2026 | 14:01 WIB
harga cabai naik
  • Headline
  • Jelajah

Fluktuatif, Harga Cabai Rawit, dari 65 Ribu ke 76 Ribu, Kini Turun 70 Ribu

Gema Surya FM Selasa 19 Mei 2026 | 13:53 WIB
pegawai di lingkup Pemkab Ponorogo menerima surat keputusan
  • Headline
  • Jelajah

344 CPNS di Pemkab Ponorogo Terima SK PNS, Bupati Minta Profesional dalam Bekerja Layani Masyarakat

Gema Surya FM Selasa 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.