
kondisi lantai panggung
Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdakum) Ponorogo angkat bicara terkait pembongkaran lantai panggung utama Alun-alun Ponorogo. Pembongkaran tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan para penari Reog yang merasa lantai panggung sudah tidak layak.
Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdakum Ponorogo, Okta Hariadi menjelaskan, kondisi lantai yang kasar dinilai berpotensi membahayakan penari saat tampil.
“Pembongkaran ini kami lakukan karena ada keluhan dari para penari Reog. Lantai panggung sudah kasar dan berisiko menimbulkan cedera,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbaikan dilakukan menggunakan anggaran pemeliharaan rutin sehingga pengerjaan difokuskan pada bagian yang paling mendesak, yakni lantai panggung.
“Karena menggunakan anggaran pemeliharaan, perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh. Hanya beberapa meter saja yang memang sudah waktunya diganti,” jelasnya.
Okta mengakui, kondisi lantai panggung utama memang sudah mulai aus. Terlebih dalam waktu dekat akan digelar Grebeg Suro yang menjadi bagian dari Festival Nasional Reog Ponorogo.
Selain lantai, sejumlah fasilitas lain di panggung utama juga dinilai perlu perbaikan, seperti pagar yang sudah mulai mengalami kerusakan.
“Kemungkinan ke depan juga akan dilakukan pengecatan ulang, karena beberapa bagian besi sudah mulai keropos,” pungkasnya.



