Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Petugas Keamanan Pasar Legi Evakuasi Ular Piton yang Melingkar di Dasboard Motor Pedagang
  • Fluktuatif, Harga Cabai Rawit, dari 65 Ribu ke 76 Ribu, Kini Turun 70 Ribu
  • 344 CPNS di Pemkab Ponorogo Terima SK PNS, Bupati Minta Profesional dalam Bekerja Layani Masyarakat
  • Pembongkaran Lantai Panggung Utama, Ini Alasan Perdakum Ponorogo
  • KPK Geledah Kantor Dinkes Ponorogo, Periksa Ruang Kepala Dinas dan Kendaraan Dinas
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Mei
  • 18
  • Gara-gara Diang, Kandang di Bangunrejo Sukorejo Terbakar
  • Headline
  • Jelajah

Gara-gara Diang, Kandang di Bangunrejo Sukorejo Terbakar

Gema Surya FM Senin 18 Mei 2026 | 11:04 WIB
Kandang di Bangunrejo Sukorejo Terbakar

Kandang di Bangunrejo Sukorejo Terbakar

Kebakaran dipicu sisa diang atau perapian terjadi di Dukuh Soko, RT 02 RW 01, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Minggu malam 17 Mei 2026 sekitar pukul 20.05 WIB.

Si jago merah melalap kandang, dapur, serta tumpukan serabut kelapa milik warga setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian ditaksir mencapai Rp2 juta.

Kepala Desa Bangunrejo, Edi Suwito mengatakan, kebakaran diduga berasal dari sisa diang atau perapian yang sebelumnya telah dipadamkan.

“Informasi yang kami terima, pemilik membuat diang di belakang rumah, sudah dipadamkan lalu ditinggalkan,” ujar Edi Suwito.

Ia menjelaskan, sisa bara api diduga kembali menyala akibat hembusan angin, kemudian menyambar tumpukan serabut kelapa di sekitar lokasi.

“Diduga karena hembusan angin, sisa diang menyala lagi lalu menyambar tumpukan serabut kelapa dan merembet ke kandang serta dapur,” imbuhnya.

Mengetahui kejadian tersebut, pemilik rumah atas nama Supriyanto langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas yang datang ke lokasi awalnya menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Namun proses pemadaman sempat mengalami kendala karena tumpukan serabut kelapa cukup tinggi, mencapai sekitar 2,5 meter.

“Awalnya dua unit mobil damkar, tapi karena serabut kelapa cukup banyak, akhirnya ditambah satu unit lagi karena satu tangki air tidak cukup,” jelasnya.

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke rumah induk.

“Sekitar dua jam api berhasil dipadamkan dan tidak sampai ke rumah utama,” katanya.

Edi menambahkan, tidak ada ternak di dalam kandang saat kejadian karena bangunan tersebut hanya digunakan untuk menyimpan kayu dan serabut kelapa.

“Di dalam kandang tidak ada ternak, hanya berisi tumpukan kayu,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Fluktuatif, Harga Cabai Rawit, dari 65 Ribu ke 76 Ribu, Kini Turun 70 Ribu

Related Stories

evakuasi ular piton
  • Headline
  • Jelajah

Petugas Keamanan Pasar Legi Evakuasi Ular Piton yang Melingkar di Dasboard Motor Pedagang

Gema Surya FM Selasa 19 Mei 2026 | 14:01 WIB
harga cabai naik
  • Headline
  • Jelajah

Fluktuatif, Harga Cabai Rawit, dari 65 Ribu ke 76 Ribu, Kini Turun 70 Ribu

Gema Surya FM Selasa 19 Mei 2026 | 13:53 WIB
pegawai di lingkup Pemkab Ponorogo menerima surat keputusan
  • Headline
  • Jelajah

344 CPNS di Pemkab Ponorogo Terima SK PNS, Bupati Minta Profesional dalam Bekerja Layani Masyarakat

Gema Surya FM Selasa 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.