
Pelajar SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo raih pendidikan S1 ke Jerman
Keterbatasan biaya bukan menjadi halangan untuk menuntut ilmu setinggi mungkin. Dengan tekad, kerja keras, dan memanfaatkan peluang, menjadi kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan sekaligus meraih impian.
Anak seorang petani di Dusun Trenceng, Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, siap mengejar studi ke Jerman melalui program Ausbildung. Dia adalah Umi Khalsum, pelajar kelas 12 SMA Muhammadiyah Ponorogo (Muhipo).
Kepada Gema Surya, wanita yang akrab disapa Umi itu mengatakan saat ini tengah belajar bahasa Jerman sebagai syarat utama mengikuti program double track Ausbildung dan S1 di Jerman. Belajar bahasa Jerman dilakukan di sekolah dengan mendatangkan guru dari Matahari Global Edu (MGE).
Umi mengaku, orang tuanya hanya petani kecil yang tidak memiliki biaya lebih. Kondisi itu sempat menjadi pertimbangan tersendiri ketika menyampaikan keinginannya untuk menempuh studi selama tiga tahun di Jerman. Namun ia berusaha mencari beasiswa dan dana talangan hingga akhirnya mendapat bantuan dari MGE.
“Orang tua sangat mendukung. Jadi sekarang saya fokus belajar bahasa Jerman sejak Februari lalu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada SMA Muhammadiyah Ponorogo karena adanya program tersebut sangat membantunya meraih impian untuk pendidikan vokasi atau pelatihan kejuruan sekaligus meraih gelar sarjana di luar negeri. Berdasarkan informasi yang diterimanya, selama di Jerman nanti dirinya akan belajar sekaligus bekerja selama tiga tahun dan mendapatkan insentif setiap bulan.
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah Ponorogo, Sugeng Riyadi, saat dikonfirmasi membenarkan ada siswanya yang mengikuti program Ausbildung. Bukan hanya Umi Khalsum, namun ada puluhan siswa lain yang juga mengikuti program tersebut.
“Untuk kelas 12 ada sekitar 24 pelajar, kemudian kelas 10 dan 11 sekitar 12 pelajar, sehingga total ada 48 anak,” jelasnya.
Mereka saat ini mengikuti les atau kursus bahasa Jerman yang diselenggarakan sekolah setiap Senin hingga Jumat. Pasalnya, untuk bisa mengikuti Ausbildung di Jerman para siswa harus menguasai bahasa setempat dan sudah lulus SMA.
Lebih lanjut dijelaskan, program tersebut bermula saat SMA Muhammadiyah Ponorogo ditetapkan sebagai sekolah unggul nasional oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah sejak tahun 2024. Dari situlah sekolah mendapatkan program double track Jerman berupa Ausbildung dan S1.
“Program yang ditawarkan cukup banyak, di antaranya bidang pelayanan, pelayanan sosial, dan bidang teknik,” terang Sugeng Riyadi.



