
Hujan deras yang mengguyur wilayah Slahung menyebabkan atap plafon ruangan IGD Puskesmas Slahung ambrol pada Selasa malam, 14 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian ruang IGD dalam kondisi kosong.
Kepala Puskesmas Slahung, dr. Sutanti Candradewi, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan saat ini pihak puskesmas sedang melakukan proses perbaikan pada bagian plafon yang ambrol.
“Untuk sementara layanan IGD kami tutup selama satu hingga dua hari ke depan sambil menunggu proses perbaikan selesai,” ujar dr. Sutanti.
Meski layanan IGD ditutup sementara, pelayanan lainnya di Puskesmas Slahung seperti rawat inap dan rawat jalan tetap berjalan normal seperti biasa.
Lebih lanjut, dr. Sutanti menjelaskan ambrolnya plafon ruangan IGD terjadi sangat tiba-tiba karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda kerusakan seperti lapuk maupun retakan.
“Diduga ada saluran air di lantai dua yang tersumbat, sehingga saat hujan deras air menggenang dan membebani plafon hingga akhirnya ambrol,” jelasnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian pihak puskesmas agar segera melakukan pengecekan menyeluruh pada bangunan, terutama saluran pembuangan air, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali saat hujan deras kembali mengguyur wilayah Slahung.



