
Tim Damkar Satpol PP Pemkab Ponorogo menerima banyak permintaan evakuasi dan pemusnahan sarang tawon dalam beberapa pekan terakhir. Pada Senin, 6 April 2026, tercatat ada dua lokasi yang menjadi sasaran evakuasi, yakni di Kertosari, Babadan, dan Karangan, Balong, untuk menangani sarang tawon vespa.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP, Bambang Supeno, mengungkapkan rata-rata warga yang meminta bantuan damkar untuk evakuasi tawon karena merasa takut, selain lokasi sarang yang sulit dijangkau.
Apalagi, dalam proses evakuasi tawon terdapat perlakuan khusus yang tidak semua orang bisa melakukannya alias membutuhkan keahlian tersendiri.
Lebih lanjut dijelaskan, demi efektivitas dan keamanan petugas, pihaknya menyarankan proses evakuasi dilakukan pada malam hari. Hanya saja, tidak semua pelapor memahami hal tersebut, sehingga ketika petugas tidak segera datang, sebagian warga menilai damkar lamban dalam penanganan.
Bambang menjelaskan alasan evakuasi harus dilakukan malam hari. Pertama, seluruh koloni lebah atau tawon berada di dalam sarang sehingga ketika dimusnahkan, hasilnya lebih maksimal karena semuanya bisa mati. Berbeda dengan siang hari, ada sebagian yang berada di luar sarang dan sebagian lainnya masih di dalam.
Sementara itu, pada malam hari petugas biasanya melakukan pemusnahan menggunakan bensin, sedangkan pada siang hari hanya dengan penyemprotan deterjen.



