Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Gontor FC Tantang Timnas All Star, Perayaan 1 Abad Gontor di Supercoppa
  • Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha
  • Lempar Jumroh Jemaah KBIHU Surya Mabrur Berjalan Lancar, 97 Persen Jemaah Sehat
  • Baru Terbentuk, Tim URC Satreskrim Polres Ponorogo Berhasil Meringkus 2 Spesialis Maling Motor
  • Iduladha, Jasa Membuat Abon dan Olahan Daging Laris Manis
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • April
  • 7
  • IPA Masih di Bawah Jatim, Ponorogo Harus Berbenah dalam Upaya Perlindungan Anak
  • Jelajah

IPA Masih di Bawah Jatim, Ponorogo Harus Berbenah dalam Upaya Perlindungan Anak

Gema Surya FM Selasa 7 April 2026 | 10:02 WIB
IPA

Ponorogo dinilai masih harus berbenah dalam upaya perlindungan anak. Hal itu tercermin dari capaian Indeks Perlindungan Anak (IPA) Ponorogo yang berada di angka 73,30, masih di bawah rata-rata Jawa Timur yang mencapai 75,62.

Indeks tersebut menunjukkan capaian pembangunan perlindungan dan pemenuhan hak anak yang diukur melalui lima klaster hak anak, yakni hak sipil, keluarga, kesehatan, pendidikan, serta perlindungan khusus. Pengukuran ini menjadi salah satu indikator untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan daerah dalam menjamin hak-hak anak.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak Dinas Sosial P3A, Aida Fitriana Miasari, mengakui capaian IPA Ponorogo memang masih berada di bawah Jawa Timur. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi OPD yang dipimpinnya untuk terus melakukan evaluasi.

Namun, Aida menegaskan bahwa persoalan perlindungan anak bukan hanya menjadi kewenangan Dinsos P3A. Ada banyak OPD lain yang terlibat, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas KB, hingga Dinas Pendidikan.

Ia menjelaskan, indeks perlindungan anak terbagi menjadi dua bagian, yakni indeks pemenuhan hak anak dan indeks perlindungan khusus anak. Sementara dalam indeks perlindungan anak sendiri terdapat lima klaster hak anak yang mencakup perlindungan sejak dalam kandungan hingga usia 18 tahun.

Karena itu, pihaknya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ruang yang aman, ramah, dan adil bagi anak-anak di Ponorogo.

Di sisi lain, Aida menyebut Indeks Pembangunan Gender (IPG) Ponorogo justru cukup menggembirakan. Angkanya mencapai 94,6, melampaui capaian provinsi maupun nasional.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha

Related Stories

FXCV
  • Jelajah

Gontor FC Tantang Timnas All Star, Perayaan 1 Abad Gontor di Supercoppa

Gema Surya FM Minggu 31 Mei 2026 | 16:52 WIB
proses pembuatan sate gule (foto: ani)
  • Jelajah

Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha

Gema Surya FM Sabtu 30 Mei 2026 | 14:12 WIB
Jemaah KBIHU (Foto: H. Tantowi Mudhofar SHI. MAg)
  • Headline
  • Jelajah

Lempar Jumroh Jemaah KBIHU Surya Mabrur Berjalan Lancar, 97 Persen Jemaah Sehat

Gema Surya FM Sabtu 30 Mei 2026 | 13:54 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.