Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • April
  • 7
  • Dari Lahan Kering Jadi Produktif, Desa Karang patihan Balong Ponorogo Mampu Swasembada Pangan
  • Jelajah

Dari Lahan Kering Jadi Produktif, Desa Karang patihan Balong Ponorogo Mampu Swasembada Pangan

Gema Surya FM Selasa 7 April 2026 | 09:38 WIB
Karang

Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Ponorogo yang dulu dikenal dengan lahan kering, kini berhasil bertransformasi menjadi desa swasembada pangan. Perubahan besar itu terjadi setelah pemerintah desa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Eko Mulyadi membangun banyak embung dan sumur air dalam untuk mendukung kebutuhan irigasi.

Saat ini, desa dengan jumlah penduduk sekitar 5.746 jiwa tersebut mampu mewujudkan program ketahanan pangan pemerintah melalui swasembada pangan. Bahkan, produksi padi yang dihasilkan tidak hanya mencukupi kebutuhan warga, tetapi juga surplus untuk beberapa tahun ke depan.

Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi, mengungkapkan bahwa produksi padi di desanya saat ini mampu mencukupi kebutuhan pangan warga hingga tiga tahun mendatang.

“Produksi padi di Desa Karangpatihan saat ini mampu mencukupi kebutuhan pangan warga hingga tiga tahun ke depan,” ujar Eko Mulyadi.

Ia menjelaskan, luas baku sawah di desanya mencapai 209 hektare dengan intensitas musim tanam padi hingga tiga kali dalam setahun. Dari luas tersebut, produksi gabah mencapai 2.160 ton yang setelah dikonversi menjadi beras setara sekitar 1.260 ton.

Sementara itu, kebutuhan konsumsi beras masyarakat Desa Karangpatihan dalam satu tahun hanya sekitar 450 ton.

“Dengan capaian ini, desa kami tidak hanya swasembada, tetapi sudah surplus,” tambahnya.

Menurut Eko, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif para petani, tata kelola desa yang baik, serta kesadaran bersama dalam menjaga lahan pertanian. Hal itu menjadikan Karangpatihan tidak lagi berada pada tahap bertahan, melainkan terus berkembang.

Surplus pangan yang dimiliki juga membuka peluang besar bagi stabilitas sosial, penguatan ekonomi lokal, hingga hilirisasi sektor pertanian, mulai dari cadangan pangan desa, pengolahan beras, sampai distribusi yang lebih mandiri.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa ketahanan pangan sejati tidak berhenti pada produksi berlebih semata.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: DLH Warning, Pemilik Rongsokan di Pojok Alon-Alon, Jika Tidak Dipindah Akan Diangkut Ke TPA Mrican
Next: Hingga Pertengahan April, Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo.

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.