Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Maret
  • 7
  • Warganya Diamankan Karena Jualan Mesiu, Ini Tanggapan Kades Tumpuk Sawoo
  • Jelajah

Warganya Diamankan Karena Jualan Mesiu, Ini Tanggapan Kades Tumpuk Sawoo

Gema Surya FM Sabtu 7 Maret 2026 | 13:49 WIB
mesiu

Seorang pemuda berinisial IAP (21), warga Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, diamankan Satreskrim Polres Tulungagung karena diduga memperdagangkan bubuk petasan. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sekitar 2 kilogram mesiu.

Kepala Desa Tumpuk, Imam Sulardi, membenarkan kabar tersebut. Ia mengaku mendapat informasi bahwa salah satu warganya diamankan polisi pada minggu lalu.

“Saya mendapat kabar minggu lalu kalau ada warga kami yang diamankan oleh anggota Polres Tulungagung. Waktu itu keluarganya yang langsung memberi tahu saya,” ujarnya.

Imam menjelaskan, pemuda berusia 21 tahun tersebut selama ini dikenal sebagai pedagang musiman. Ia biasanya menjual berbagai barang sesuai dengan musim yang sedang berlangsung.

“Anak itu biasanya jualan mengikuti musim. Misalnya musim layangan dia jualan layangan, kalau musim terompet ya jualan terompet,” jelasnya.

Namun, menurut Imam, baru tahun ini ia mengetahui jika warganya tersebut menjual bubuk mesiu yang digunakan untuk bahan petasan hingga akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

“Setahu saya baru tahun ini dia jualan bubuk mesiu itu. Sebelumnya tidak pernah ada kabar seperti itu,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi warga setempat. Apalagi sebelumnya sempat terjadi ledakan petasan di wilayah Ploso Jenar, Kecamatan Kauman, yang menelan dua korban jiwa.

“Setelah kejadian di Ploso Jenar Kauman yang sampai memakan korban jiwa itu, warga di sini juga sudah jera untuk menyalakan mercon,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dompet Warga Ngrupit Jenangan Jatuh di Pertigaan Gadeg, Uang Jutaan Rupiah Melayang
Next: Aksi Damai Konsorsium Pergerakan Ponorogo Bersatu: Ini yang Disuarakan

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.