Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 28
  • Cothot Isi Kurma Alternatif Makanan Takjil Saat Berbuka
  • Jelajah

Cothot Isi Kurma Alternatif Makanan Takjil Saat Berbuka

Gema Surya FM Sabtu 28 Februari 2026 | 17:25 WIB
WhatsApp Image 2026-02-28 at 15.24.43 (1)

Menjelang waktu berbuka puasa, antrean pembeli mulai terlihat di lapak penjual makanan ringan di Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan. Warung sederhana tersebut ramai diserbu pemburu takjil yang ingin mendapatkan camilan untuk berbuka.

Maya Nikasari, pemilik warung, mengatakan sehari-hari dirinya berjualan cucur dengan berbagai macam rasa. Namun khusus Ramadan kali ini, ia berinovasi dengan membuat cothot isi kurma.

“Biasanya saya jualan cucur aneka rasa, tapi Ramadan ini coba bikin cothot isi kurma biar beda,” ujar Maya.

Takjil berbahan dasar singkong ini tampil sederhana, namun menawarkan cita rasa berbeda dari olahan ketela pada umumnya. Maya menjelaskan proses pembuatannya pun cukup mudah.

“Singkongnya dikukus dulu sampai empuk, lalu dihaluskan dan dicampur sedikit vanili. Setelah itu dibentuk seperti pastel,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika biasanya cothot hanya berisi gula pasir, khusus edisi Ramadan kali ini isian diganti dengan irisan kurma yang diberi sedikit tambahan gula agar rasa manisnya tetap seimbang.

“Kalau biasanya cuma gula pasir, sekarang saya isi kurma yang diiris, ditambah sedikit gula supaya manisnya pas,” terangnya.

Meski baru diluncurkan sepekan sebelum Ramadan, respons pasar di luar dugaan. Setiap hari, Maya mengaku mampu menjual sedikitnya 500 biji cothot isi kurma dengan harga Rp1.000 per biji.

“Alhamdulillah responsnya bagus. Sehari bisa habis sekitar 500 biji, harganya seribu rupiah saja per biji,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dinsos P3A Intensifkan Pengawasan Day Care di Ponorogo
Next: Sebagian Petani di Sukorejo Bungah, Panen Raya Harga Gabah Naik Hingga Rp. 7.700 per kg-nya

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.