Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 28
  • Cothot Isi Kurma Alternatif Makanan Takjil Saat Berbuka
  • Jelajah

Cothot Isi Kurma Alternatif Makanan Takjil Saat Berbuka

Gema Surya FM Sabtu 28 Februari 2026 | 17:25 WIB
WhatsApp Image 2026-02-28 at 15.24.43 (1)

Menjelang waktu berbuka puasa, antrean pembeli mulai terlihat di lapak penjual makanan ringan di Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan. Warung sederhana tersebut ramai diserbu pemburu takjil yang ingin mendapatkan camilan untuk berbuka.

Maya Nikasari, pemilik warung, mengatakan sehari-hari dirinya berjualan cucur dengan berbagai macam rasa. Namun khusus Ramadan kali ini, ia berinovasi dengan membuat cothot isi kurma.

“Biasanya saya jualan cucur aneka rasa, tapi Ramadan ini coba bikin cothot isi kurma biar beda,” ujar Maya.

Takjil berbahan dasar singkong ini tampil sederhana, namun menawarkan cita rasa berbeda dari olahan ketela pada umumnya. Maya menjelaskan proses pembuatannya pun cukup mudah.

“Singkongnya dikukus dulu sampai empuk, lalu dihaluskan dan dicampur sedikit vanili. Setelah itu dibentuk seperti pastel,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika biasanya cothot hanya berisi gula pasir, khusus edisi Ramadan kali ini isian diganti dengan irisan kurma yang diberi sedikit tambahan gula agar rasa manisnya tetap seimbang.

“Kalau biasanya cuma gula pasir, sekarang saya isi kurma yang diiris, ditambah sedikit gula supaya manisnya pas,” terangnya.

Meski baru diluncurkan sepekan sebelum Ramadan, respons pasar di luar dugaan. Setiap hari, Maya mengaku mampu menjual sedikitnya 500 biji cothot isi kurma dengan harga Rp1.000 per biji.

“Alhamdulillah responsnya bagus. Sehari bisa habis sekitar 500 biji, harganya seribu rupiah saja per biji,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Terjunkan 380 Personel Gabungan
Next: BGN Tak Segan Hentikan Sementara Operasional SPPG yang Menyalahi Aturan

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.