Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Mobil Kas Keliling Milik BI Diserbu Warga Ponorogo yang Ingin Tukar Uang Baru
  • Bunda Lisdyarita Ungkap Sosok Tepat Untuk Sekda Ponorogo, Dorong 9 Pejabat Eselon 2 Untuk daftar
  • Tanggul Sungai Sono di Desa Ngadisanan Sambit Ambrol, Berdampak Pada Keberadaan Jembatan Sesek Tak Bisa Dilalui Warga
  • Yamaha MX New Milik Warga Sriti Sawoo Raib, Kerugian 20 Juta Rupiah
  • Dua Pekan Operasi Semeru 2026 , Polisi Keluarkan 19.839 Surat Tilang Dan Teguran
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 13
  • Tidak Ada Jembatan, 6 KK di Sidoharjo Jambon, Harus Gendong Anak Seberangi Sungai Saat Sekolah
  • Jelajah

Tidak Ada Jembatan, 6 KK di Sidoharjo Jambon, Harus Gendong Anak Seberangi Sungai Saat Sekolah

Gema Surya FM Jumat 13 Februari 2026 | 17:17 WIB
bareusan

Demi jalur yang lebih dekat, anak-anak harus di gendong untuk menyeberangi sungai saat sekolah. (Foto/Yudi)

Masih ada warga Ponorogo yang harus menyeberangi sungai saat beraktivitas, termasuk untuk berangkat ke sekolah. Sedikitnya enam kepala keluarga (KK) di RT 01 RW 01 Dusun Karangsengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, hingga kini harus menyeberangi aliran sungai untuk beraktivitas sehari-hari lantaran tidak memiliki akses jembatan untuk menyeberang.

Soiman salah satu warga kepada wartawan mengungkapkan setiap hari saat berangkat dan pulang sekolah, anak-anak harus digendong untuk menyeberangi sungai. Menurutnya, jalur terdekat menuju sekolah memang harus melintasi sungai. Alternatif jalan lain tersedia, namun harus memutar sejauh kurang lebih tiga kilometer.

Saat ini, minimal ada lima anak sekolah yang setiap hari menyeberangi sungai, terdiri dari dua anak TK, dua anak SD, dan satu pelajar SMK. Untuk anak usia dini dan sekolah dasar, orang tua harus menggendong saat arus cukup deras. Sepeda motor pun harus dititipkan di rumah warga yang berada di seberang sungai. Sebenarnya, pada 2006 lalu sempat ada jembatan bambu yang dibangun secara swadaya. Namun, jembatan tersebut rusak setelah diterjang banjir saat musim penghujan.

Sementara itu, Sarmin Kepala Desa Sidoharjo saat dikonfirmasi Jum’at (13/02) mengakui kondisi tersebut. Di lingkungan RT 01 RW 01 Dusun Karangsengon terdapat empat rumah yang masih dalam satu RT namun terpisah dan berada di seberang sungai serta bergantung pada akses tersebut. Menurutnya, jika Desa harus membangun jembatan sendiri, anggarannya tidak mencukupi.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: SDN Gundik Slahung di Obok-Obok Maling, Sempat Mematikan CCTV Sekolah
Next: Korve di Ponorogo, Sasar 3 Titik, Pasar Legi, Dam Tambak Kemangi dan Taman Kota

Related Stories

WhatsApp Image 2026-02-24 at 13.44.36
  • Jelajah

Mobil Kas Keliling Milik BI Diserbu Warga Ponorogo yang Ingin Tukar Uang Baru

Gema Surya FM Selasa 24 Februari 2026 | 14:59 WIB
WhatsApp Image 2026-02-24 at 14.39.52
  • Jelajah

Tanggul Sungai Sono di Desa Ngadisanan Sambit Ambrol, Berdampak Pada Keberadaan Jembatan Sesek Tak Bisa Dilalui Warga

Gema Surya FM Selasa 24 Februari 2026 | 14:45 WIB
WhatsApp Image 2026-02-24 at 13.43.48
  • Jelajah

Bunda Lisdyarita Ungkap Sosok Tepat Untuk Sekda Ponorogo, Dorong 9 Pejabat Eselon 2 Untuk daftar

Gema Surya FM Selasa 24 Februari 2026 | 14:50 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.