
Capaian di tahun 2025 masih di bawah target nasional, BAZNAS Ponorogo upayakan kenaikan capaian. (Gambar/Freepik)
Meski pada tahun 2025 lalu penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Baznas Ponorogo mengalami peningkatan, capaiannya dinilai masih rendah, bahkan di bawah target yang ditetapkan.
Hal itu diakui oleh Wakil Ketua IV Baznas Ponorogo, Yuni Ahad Diana. Ia menyebutkan bahwa jika dibandingkan dengan potensi zakat, infak, dan sedekah dari jumlah ASN di Kota Reog, jumlahnya sebenarnya cukup besar.
Potensi dari ASN berada di kisaran sekitar Rp15 miliar, namun tahun kemarin hanya terhimpun Rp8,9 miliar.
Angka itu sebenarnya sudah mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibanding tahun 2024. Namun, jika mengacu pada target nasional, capaian tersebut masih kurang sekitar 10,8 persen.
Lebih lanjut, pihaknya terus memotivasi kalangan ASN untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui Baznas. Selain itu, Baznas juga membuka kesempatan beramal bagi masyarakat umum.
Adapun terdapat lima program di Baznas Ponorogo, yakni Ponorogo Peduli, Cerdas, Taqwa, Sehat, dan Makmur. Dari kelima program tersebut, 40 persen dari dana yang masuk tersalurkan untuk santunan dhuafa, santunan yatim piatu, hingga bedah rumah. (rl/ab)



