Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2020
  • Oktober
  • 10
  • Sulit Mencari Bahan Baku, Harga Tiwul Instan Melangit
  • Jelajah

Sulit Mencari Bahan Baku, Harga Tiwul Instan Melangit

Gema Surya FM Sabtu 10 Oktober 2020 | 10:45 WIB
tiwul
Tiwul Instan

Para penggemar nasi tiwul harus merogoh kocek lebih dalam, masalahnya harga tiwul instan saat ini naik drastis dibanding sebelumnya. Dulu, sekitar 10 an tahun lalu, harga tiwul instan maksimal hanya sekitar 7 – 8 ribu rupiah per kilonya. Sementara saat ini bisa menembus 20 ribu lebih. Heni Purwandari salah satu pengusaha tiwul instan dari Binade Ngrayun menyampaikan, kenaikan harga tiwul instan yang terbilang tinggi itu bisa jadi karena sulitnya mencari bahan baku. Ngrayun, dulunya dikenal sebagai sentra produksi ketela pohon, bahan baku tiwul instan, tapi karena harga ketela semakin lama semakin turun, banyak warga yang beralih menanam porang karena lebih menguntungkan. Karena itu Dirinya terpaksa harus mencari bahan baku tiwul instan dari daerah Sawoo.

Selain sulitnya mencari bahan baku, dirinya dihadapkan pada proses produksi tiwul instan yang lumayan sulit. Tidak semua warga bisa mengolah ketela pohon menjadi produk tiwul instan, diperlukan keahlian khusus agar tiwul instan yang dihasilkan layak dan enak untuk dikonsumi. Ditambahkan oleh Heni, meski harga tiwul instan membumbung tinggi,  tidak mengurangi minat penyuka tiwul untuk berburu makanan favoritnya itu. Rata-rata penggemar tiwul miliknya, berasal dari warga asli Ponorogo yang merantau ke luar daerah maupun  yang ada di luar negeri.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Kekuatan APBD Ponorogo Tahun 2021, Turun 400 Miliar
Next: Kasus Covid-19 Meningkat, Sanksi Denda Administrasi Akan Ditingkatkan Lagi

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.