
Seorang pekerja proyek irigasi sungai milik pemerintah mengalami kecelakaan kerja serius di Desa Winong, Kecamatan Jetis, Jumat pagi (17/10/2025). Korban diketahui bernama Wahyu Widratmoko (40), warga Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Ponorogo.
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban tengah bertugas mengatur lalu lintas di sekitar lokasi proyek. Tanpa disadari, alat berat ekskavator yang sedang beroperasi mundur dan melindas tubuh korban.
Korban langsung dilarikan ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Menurut keterangan dokter jaga IGD, dr. Trida Ermawati, korban mengalami sejumlah patah tulang di beberapa bagian tubuhnya.
“Korban datang dalam kondisi sadar, tetapi mengalami luka berat. Ada patah tulang pada tangan, kaki, pinggul, dan tulang ekor. Saat ini korban masih kami tangani dan dijadwalkan menjalani operasi dalam waktu dekat,” terang dr. Trida, Jumat (17/10/2025).
Sementara itu, Kapolsek Jetis AKP Marjono membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika ekskavator yang dikendalikan oleh Agus Prasetyo (34) sedang memasang box irigasi sungai.
“Saat alat berat itu mundur, operator diduga tidak mengetahui posisi korban yang berada di belakangnya untuk mengatur lalu lintas kru proyek,” jelas AKP Marjono.
Ia menegaskan, kejadian ini murni kecelakaan kerja, bukan kecelakaan lalu lintas.
“Korban dalam keadaan sadar saat dievakuasi. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” tambahnya.
Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dari rekan kerja korban dan operator alat berat untuk keperluan penyelidikan.



