Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Agustus
  • 18
  • Cerita Bu Tutik, Penjahit Bendera Raksasa yang Berhasil Dikibarkan di Gunung Gamping Sampung
  • Headline
  • Jelajah

Cerita Bu Tutik, Penjahit Bendera Raksasa yang Berhasil Dikibarkan di Gunung Gamping Sampung

Gema Surya FM Senin 18 Agustus 2025 | 11:47 WIB
Bendera merah putih besar hasil tangan Bu Tutik yang terpasang di Gunung Gamping,, Monumen Reog. (Foto/Kominfo)

Bendera merah putih besar hasil tangan Bu Tutik yang terpasang di Gunung Gamping,, Monumen Reog. (Foto/Kominfo)

Di balik suksesnya pengibaran bendera merah putih raksasa di Gunung Gamping Sampung, Monumen Reog Ponorogo, ada tangan kreatif Tutik, warga Jalan Menur.

Tidak mudah menjahit bendera dengan ukuran 25 x 18 meter seorang diri.

Kepada Gema Surya, Tutik menceritakan jika dengan ketelatenan dan kesabaran ia akhirnya bisa menyelesaikan bendera berukuran besar tersebut. 

“Saya juga kaget awalnya dapat pesanan itu,” kata Tutik.

Dirinya kaget karena menerima orderan untuk membuat bendera ukuran besar satu minggu sebelum Hari Kemerdekaan.

Namun demi kecintaannya kepada tanah air, dirinya rela menolak pekerjaan lainnya demi menyelesaikan bendera itu.

“Saya tolak mas, pesanan yang lain-lain, ordera bendera merah putih besar ini saya fokuskan,” tambah Tutik.  

Meski tangannya harus sakit usai mengerjakan, begitu pula pinggangnya pegal akibat harus berdiri.

Pasalnya, mesin jahitnya standar untuk menjahit pakaian yang biasanya hanya maksimal 2 meter saja, tetapi saat itu harus menangani kain Merah Putih berukuran 25 x 18 meter sehingga harus disambung-sambung.

Yang membuatnya bangga, hasil karyanya tersebut akhirnya sukses dibentangkan di Gunung Gamping Sampung dan disaksikan ratusan warga di sana.

Ada rasa haru, bangga, bahkan sekujur tubuhnya merinding saat petugas berhasil mengibarkannya. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 12 Napi Penghuni Rutan Kelas IIB Ponorogo Dinyatakan Langsung Bebas setelah Memperoleh Remisi di Hari Kemerdekaan RI
Next: Cerita Suyitno, Warga Ngindeng Sawoo, Rumah Orang Tuanya Pernah Disinggahi Jenderal Sudirman saat Perang Kemerdekaan

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.